Malam pertama adalah malam yang ditunggu-tunggu oleh banyak pria dan wanita yang telah resmi menikah setelah sekian lama berpacaran. Saat malam tiba di hari pertama pernikahan, umumnya pengantin baru akan merasa berdebar dengan situasi dimana mereka untuk pertama kalinya akan tidur bersama di atas ranjang. Dan situasi akan lebih mendebarkan pada mereka yang menikah tanpa melalui proses pacaran yang artinya di malam pertama tersebut, mereka belum terlalu akrab satu sama lain.

Mitos malam pertama

Mitos malam pertama. Foto: askmen

Saat malam pertama tiba, orang selalu mengaitkannya dengan hubungan seks untuk pertama kalinya, yaitu saat dimana wanita akan melepas keperawanan untuk suaminya. Saat seperti itu orang kemudian membayangkan seks yang luar biasa.

Pada kenyataannya hampir semua pasangan suami istri tidak bercinta di malam pertama mereka. Mungkin karena kelelahan setelah seharian melayani tamu yang datang di pesta pernikahan atau mungkin karena canggung karena di rumah banyak keluarga yang bermalam sehingga merasa tidak nyaman untuk berhubungan.

Belum lagi begitu banyak mitos seputar malam pertama yang mengganggu pikiran menyebabkan banyak pasangan pengantin baru yang menunda hubungan tersebut di malam berikutnya.

Karena banyaknya informasi simpang siur berkaitan ritual malam pertama tersebut menyebabkan banyak sekali bermunculan mitos dan mistis yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. Umumnya mitos malam pertama tersebut berkaitan dengan keperawanan istri, seks yang menyakitkan, ejakulasi yang terlalu cepat, dan beberapa mitos yang berhubungan dengan alam ghaib.

Beberapa Mitos Malam Pertama di Indonesia

Mitos umumnya berkembang cepat di negara-negara yang penduduknya majemuk dan tingkat pendidikan masih rata-rata sampai rendah, salah satunya adalah di negara kita Indonesia. Banyak sekali mitos mengenai malam pertama di Indonesia dan umumnya setiap suku memiliki mitos yang meskipun ada kemiripan dengan suku lain tapi tetap unik. Contohnya di daerah Sulawesi Selatan pedalaman, di malam pertama jika istri tidak menangis keras sampai terdengar tetangga berarti dia bukan perempuan baik-baik.

Berikut ini beberapa mitos malam pertama di Indonesia yang perlu anda ketahui:

1. Mitos berdarah di malam pertama

Banyak suami yang menantikan darah perawan di malam pertamanya, jika tidak ditemukan darah langsung kecewa dan menuduh istri sudah tidak perawan, kemudian mencurigai istri aktif berhubungan seks dengan pacar-pacar sebelumnya. Padahal wanita tidak berdarah di malam pengantinnya bisa terjadi karena beberapa hal dan tidak selalu disebabkan karena sudah tidak perawan lagi.

Tidak berdarah di malam pengantin bisa saja terjadi, penyebabnya ada beberapa hal, yaitu:

  1. Memang sudah tidak perawan lagi
  2. Istri masih perawan tapi selaput dara tebal dan kurang elastis sehingga tidak mudah sobek oleh penis
  3. Selaput dara sobek karena terjatuh atau kecelakaan dan bukan karena hubungan seks

Baca juga: 

Hanya ada satu cara untuk mengetahui apakah istri masih perawan atau tidak yakni dengan melakukan tindakan legal yang disebut visum et repertum itupun hasilnya masih sangat bisa diperdebatkan. Satu-satunya cara mengetahui apakah istri telah pernah berhubungan seks dengan pria lain atau belum pernah adalah dengan menanyakannya. Kejujuran akan membuat masalah selaput dara tidak berdarah di malam pertama dapat diselesaikan.

2. Mitos seks yang menyakitkan di malam pertama

Banyak wanita menjadi tegang dan takut merasa kesakitan saat berhubungan seks untuk pertama kali di malam pertamanya. Informasi yang dibesar-besarkan membuat mereka menerima bulat-bulat mitos yang mengatakan sakit dan perih saat selaput dara sobek.

Faktanya adalah justru sikap tegang, tidak relaks dan berbagai perasaan tidak nyaman tersebut yang menyebabkan vagina tidak siap menerima penetrasi penis. Akibatnya jika penetrasi dipaksakan, vagina akan tetasa sakit dan bahkan lecet. Di sisi lain, saat berhubungan seks pertama kali, vagina biasanya masih sangat kencang dan butuh pelumasan yang banyak agar penetrasi penis berhasil.

Solusi jika anda mengalami hal ini di malam pertama adalah dengan melakukan foreplay selama mungkin. Suami harus sabar menunggu istri dalam keadaan basah dan terangsang sebelum melakukan penetrasi. Setelah malam-malam berikutnya, rasa sakit umumnya tidak ada lagi karena vagina yang sifatnya elastis telah bisa menyesuaikan dengan ukuran penis suami.

3. Mitos malam pertama selalu cepat selesai

Umumnya pria saat masih pengantin baru belum memiliki pengalaman apapun tentang seks, yang diketahuinya hanya seputar memasukkan penis ke dalam vagina, goyang kemudian selesai. Dan memang kenyataannya banyak pria yang mengalami ejakulasi yang terlalu cepat di malam pertamanya. Ini kondisi normal dan tidak perlu dirisaukan apalagi merasa malu di depan istri.

Saat melakukan seks pertama kali, gairah umumnya sangat tinggi menyebabkan respon seksual sangat cepat akibat rangsangan yang diterima, dampaknya ejakulasi selesai meskipun sangat cepat. Malam pertama bukan penyebab ejakulasi dini meskipun sangat umum terjadi oleh para pria. Seiring dengan berlalunya waktu, kemampuan pria menahan desakan ejakulasi akan berkembang.

seks malam pertama

Ingin kuat di malam pertama

4. Mitos obat kuat

Obat kuat hanya digunakan jika benar-benar dibutuhkan, itupun atas rekomendasi dokter. Pria yang mengkonsumsi ramuan atau obat kuat di malam pertamanya adalah pertanda dia tidak siap melakukan hubungan seks. Tidak ada keharusan anda kuat dan memuaskan istri saat memasuki malam pengantin. Anda dan istri anda tahu kalau pengalaman anda belum anda saat itu sehingga bisa dimaklumi jika anda cepat selesai.

5. Mitos Selaput dara sobek di malam pertama

Bagi banyak pria menembus selaput dara di malam pertama adalah target dan harus dilakukan. Hal ini karena banyak mitos ghaib yang menghubungkan selaput dara tersebut dengan sifat istri kelak saat berumah tangga. Jika berhasil menyobek selaput dara di malam pertama maka istri akan patuh dan mendengar kata-kata suami.

Padahal faktanya tidak mutlak selaput dara akan sobek di malam tersebut meskipun penetrasi berhasil dilakukan karena kekuatan selaput dara berbeda-beda pada setiap wanita, ada yang elastis dan ada pula yang tidak elastis. Beberapa orang bahkan menggambarkan betapa sulitnya menembus vagina istri saat pertama kali berhubungan. Banyak istri yang merasa perih dan sobek selaput daranya justru setelah beberapa hari melewati malam pengantinnya.

6. Mitos malam pertama pasti nikmat dan menyenangkan

Saat suami istri masuk kamar pengantin banyak yang menggambarkan mereka akan melakukan hubungan yang menyenangkan dan nikmat. Padahal fakta yang terjadi adalah sebagian besar hubungan seks di malam pertama selalu gagal. Bisa saja terjadi karena penis tidak bisa menembus vagina istri atau karena suami yang terlalu cepat selesai.

7. Malam pertama sukses berarti malam berikutnya akan lebih sukses lagi

Bagi orang-orang yang masih kolot akan menggambarkan malam pertama sebagai penentu apakah malam-malam berikutnya akan sukses atau gagal. Dan karena itu mereka dengan bersusah payah agar di malam pertama itu mampu menjadi suami yang kuat, tahan lama dan bisa membuat istri puas.

Walaupun kegagalan dan rasa sakit saat berhubungan pertama kali dimalam pertama akan mempengaruhi kondisi kejiwaan istri di malam berikutnya, tetapi tidak ada hubungan kasualitas yang menyebut sukses di malam pertama akan membuat malam berikutnya lebih sukses.

8. Mitos istri harus menangis di malam pertama

Masih banyak pria dan keluarga yang berusaha mendengar isak tangis pengantin wanita di malam pertama. Kabarnya isak tangis itu adalah pertanda dia berhasil mempersembahkan keperawanannya kepada suami. Tentu saja ini adalah mitos, faktanya rasa sakit yang muncul akibat selaput dara sobek tidak sesakit yang digambarkan orang-orang. Mungkin rasanya hanya sedikit lebih sakit dari digigit semut tapi tidak akan membuat wanita meraung atau menangis keras.

9. Mitos penis besar akan memuaskan istri

Banyak pria yang akan menikah tidak percaya diri dengan ukuran penisnya dan berusaha membesarkannya. Ini dilakukan karena dia ingin disebut perkasa atau jantan oleh istri saat pertama kali berhubungan. Penis yang besar akan membuat mereka lebih percaya diri ketika berhubungan di malam pertama. Faktanya, bukan ukuran penis yang besar yang akan memuaskan istri, melainkan tingkat kekerasan atau kualitas ereksinya. Karena itu ketimbang berusaha membesarkan penis dengan cara-cara tertentu yang tidak sehat lebih baik pria menjaga kesehatan agar kualitas ereksi tetap terjaga saat masuk di malam pertama.

Demikian beberapa mitos malam pertama yang paling umum terjadi di Indonesia. Masih banyak mitos sejenis yang tumbuh berkembang di masyarakat akibat kurangnya informasi yang benar.