Hamil dan punya anak adalah impian setiap pasangan suami istri, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Tapi meski demikian tidak sedikit juga pasangan yang bermaksud menunda kehamilan dan berusaha supaya istri tidak hamil dulu.

Kehamilan adalah sebuah tantangan, butuh dedikasi dari kedua pasangan selama sembilan bulan memelihara jabang bayi dalam perut sang istri. Keputusan untuk memiliki anak harus didiskusikan dan direncanakan sebab anak-anak tentu memerlukan banyak perawatan dan tanggung jawab sehingga diperlukan kesiapan dari calon orang tua.

Alasan supaya tidak hamil biasanya bermacam-macam misalnya karena belum siap atau karena sibuk. Hamil selama sembilan bulan bagi beberapa wanita mungkin menjadi hambatan dalam dunia kerja. Alasan lain menunda kehamilan adalah karena faktor ekonomi yang belum siap.

Supaya tidak hamil banyak pasangan yang menggunakan alat kontrasepsi tertentu, tujuannya agar hubungan seksual tetap dapat dilakukan tetapi kehamilan dapat dihindari. Bagi anda yang belum siap hamil atau bermaksud menunda kehamilan berikut ini beberapa tips yang bisa anda pilih:

1. Stop berhubungan seks
Satu-satunya cara yang dapat menjamin istri tidak hamil adalah stop berhubungan seks. Paling tidak seks penetrasi vagina yang dapat menyebabkan kehamilan tidak dilakukan dan diganti dengan seks non penetrasi seperti oral seks.

2. Metode Pengendali Kelahiran
Alat kontrasepsi bisa digunakan sebagai alat pengontrol kelahiran. Alat-alat kontrasepsi banyak yang dijual di apotik dan toko-toko umum dan bisa anda beli tanpa resep dokter. Contoh alat kontrasepsi yang umum adalah kondom dan spermisida. Kondom bekerja dengan cara menampung sperma dalam wadah untuk mencegahnya membuahi sel telur.

Pil KB, juga dikenal sebagai alat kontrasepsi oral dan harus digunakan sesuai petunjuk pemakaian dan dengan resep dokter. Memasukkan cincin Nuva ke dalam vagina adalah salah satu kontrasepsi yang juga harus dengan resep dokter. Jenis kontrasepsi lain adalah dengan menyuntikkan progestin dan estrogen ke tubuh wanita setiap tiga bulan.

3. Sterilisasi
Sterilisasi adalah salah satu pilihan bagi wanita yang tidak ingin hamil. Pada wanita, sterilisasi disebut dengan istilah “tying the tubes” dimana dokter menciptakan hambatan di saluran tuba untuk mencegah sel telur mencapai rahim. Sterilisasi pada pria disebut Vasektomi. Dalam beberapa kasus, sterilisasi pada wanita dan pria dapat diperbaiki jika pasien memutuskan untuk memiliki anak.

4. Perangkat intrauterin atau IUD
Intrauterine devices (IUD) atau spiral adalah implan berbahan plastik yang ditanam dalam rongga rahim wanita yang harus diganti secara periodik. IUD adalah jenis kontrasepsi jangka panjang dan sangat efektif mencegah kehamilan.

5. Sistem kalender
Jika anda termasuk orang yang enggan menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan seks maka anda bisa memilih sistem kalender atau dengan cara menghitung masa subur istri. Lakukan hubungan seks hanya pada saat istri tidak subur dan jangan membuang sperma di dalam vagina ketika ejakulasi terjadi. Metode ini tidak efektif tapi dalam beberapa kasus dapat mencegah kehamilan. Metode ini disebut juga pencegahan kehamilan secara alami.

Lima cara agar tidak hamil ketika berhubungan seks di atas bisa anda praktekkan dengan mudah, tetapi untuk menjamin penundaan kehamilan anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk hasil yang lebih akurat (baca juga: Ciri-ciri orang hamil)