Apakah yang dimaksud dengan vasektomi? Apakah vasektomi aman bagi kesehatan lelaki? Benarkah gairah seks pria akan menurun jika melakukan vasektomi? Sejujurnya, banyak kaum pria di dunia ini yang belum memahami vasektomi. Bahkan mendengar kata vasektomi saja sudah bikin lelaki keder. Jangan ikutan vasektomi ah, nanti saya nggak greng lagi di atas ranjang. Mungkin itulah pernyataan singkat pria jika mereka ditawari melakukan operasi vasektomi.

Supaya pemahaman terhadap vasektomi tidak salah kaprah, kali ini akan kita bahas definisi, cara operasi, tujuan, efek, dan resiko yang ditimbulkan dari operasi vasektomi. Plus beberapa tips pasca operasi vasektomi, dan supaya terjadi kesalahpahaman saat membaca artikel ini harap baca dengan pelan-pelan. Hindari fast reading supaya makna yang ditangkap utuh dan tidak terpotong-potong. Mari kita mulai.

Definisi Vasektomi

Sistem kontrasepsi vasektomi

Operasi vasektomi - kidspot

Vasektomi adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang dilakukan oleh banyak negara di dunia untuk menekan angka pertambahan penduduk. Dalam kenyataannya, vasektomi memang kurang populer dibanding metode kontrasepsi lainnya seperti suntik KB, minum pil KB, memakai kondom, maupun kontrasepsi alami dengan cara menghitung kalender.

Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa vasektomi adalah operasi kecil mengikat saluran sperma pria sehingga benih pria tidak mengalir ke dalam air mani pria. Dengan vasektomi, seorang pria tidak bisa lagi menghamili wanita karena saat ejakulasi air mani pria tidak mengandung sel sperma.

Perlu Anda ketahui bahwa air mani pria yang terpancar ke dalam vagina saat berhubungan intim bukan hanya mengandung sel sperma, tetapi juga terdapat cairan seminal dan getah yang dihasilkan oleh prostat. Percampuran ketiga cairan tersebut menjadikan air mani berbentuk kental dan memiliki volume yang banyak. Saat ejakulasi seorang pria pada umumnya menghasilkan 5 cc air mani, volume air sperma bisa bertambah atau berkurang tergantung kesehatan pria tersebut. Nah, dari 5 cc air sperma tersebut yang berisi sel sperma hanya 5 persen saja. Artinya, hanya 0.15 cc saja air sperma yang mengandung sel sperma.

Tujuan Vasektomi

Pria yang melakukan vasektomi adalah ayah yang memiliki kesadaran untuk terlibat langsung dalam hal mengatur kelahiran anak. Lebih dari itu, hal ini adalah sebagai bentuk kepedulian seorang pria untuk aktif memilih kontrasepsi selain partisipasi dari pihak wanita. Alasan yang umum diambil mengapa pria vasektomi adalah karena isteri mengalami alergi terhadap metode kontrasepsi tertentu sehingga pria mengambil alih tugas kontrasepsi.

Operasi vasektomi dilakukan dengan tujuan agar pria tidak bisa menghamili wanita secara permanen. Secara permanen? Benar sekali. Jika Anda seorang pria dan memutuskan untuk melakukan vasektomi, maka harus dipertimbangkan terlebih dulu untung ruginya. Benarkah sudah tidak ingin memiliki anak? Apakah isteri sudah tidak ingin hamil. Jika masih ingin punya anak lagi, sebaiknya memilih metode kontrasepsi lainnya yang memungkinkan kehamilan terjadi bila menghentikan pemakaian.

Cara Operasi Vasektomi

Terdapat beberapa cara yang dilakukan oleh tim medis dalam melakukan operasi vasektomi terhadap seorang pria. Cara tersebut adalah:

1. Vasektomi dengan cara konvensional.

Vasektomi dengan cara konvensional dilakukan dengan memotong pipa saluran sperma yang berada di bagian kiri dan kanan pria. Pertama-tama, pria tersebut dibius lokal melalui injeksi pada kulit sekitar skrotum (kantong buah zakar). Setelah itu tim medis meraba kulit tersebut untuk menemukan keberadaan pipa kecil yang disebut dengan saluran sperma.

Kalau sudah ketemu lalu kulit disobek dan pipa tersebut ditarik keluar untuk diikat pada kedua ujungnya. Ingat, saluran ini ada dua, yaitu bagian kiri dan kanan. Oleh karena itu, pengikatan harus pada kedua bagian. Setelah saluran sperma diikat, lalu dimasukkan kembali ke lokasi awal dan dijahit. Oke, selesai! Tidak begitu rumit kan? Operasi vasektomi ini membutuhkan waktu sekitar 20 menit.

2. Vasektomi dengan cara pembakaran.

Dibakar? Benarkah saluran sperma pria akan dibakar layaknya orang membakar sate? Jangan keburu takut dulu. Itu hanya sebutan untuk operasi medis vasektomi yang satu ini. Vasektomi dengan cara pembakaran dalam bahasa medis disebut cauterisasi. Dalam hal ini dokter tidak perlu melakukan operasi pembedahan pada kulit sekitar kantong buah zakar.

Vasektomi dengan cara cauterisasi dilakukan dengan cara menempatkan jarum tertentu langsung mengarah kepada saluran sperma pria yang berada di balik kulit sekitar buah zakar. Setelah saluran sperma ditemukan, maka dilakukan cauterisasi. Selesai. Hasil vasektomi dengan cara ini sama dengan vasektomi secara konvensional, yaitu mengakibatkan saluran sperma buntu dan tidak dapat menghamili wanita.

3. Vasektomi dengan bantuan Vasclip.

Perkembangan teknologi terkini menghadirkan cara vasektomi terbaru dengan menggunakan clip atau alat penjepit. Cara ini telah dipraktekkan di negara Amerika Serikat mulai tahun 2002 melalui persetujuan badan kesehatan Amerika. Karena vasektomi dilakukan dengan bantuan klip, maka cara ini disebut sebagai vasclip. Sayangnya, metode vasektomi yang satu ini hanya berlaku di Amerika saja dan belum masuk ke Indonesia.

Vasclip bekerja dengan cara menjepit saluran sperma pada kedua sisi sehingga tidak bisa mengalirkan benih laki-laki. Klip yang dibuat khusus berukuran sebutir telur dijepitkan ke pipa saluran lelaki dan sifatnya permanen, sama seperti dua cara vasektomi di atas.

Tips Setelah Melakukan Operasi Vasektomi

Setelah seorang pria melakukan vasektomi, disarankan agar tidak melakukan aktifitas yang berat beberapa hari pasca operasi. Hindari mengangkat beban berat berlebihan sampai kurun waktu seminggu sesudah vasektomi. Hal ini untuk mencegah pembengkakan pada jahitan sekitar wilayah kantong buah zakar.

Oh ya, jangan lupa mengompres kulit sekitar daerah jahitan dengan es batu agar rasa nyeri yang ditimbulkan tidak terlalu hebat. Setelah melakukan operasi vasektomi juga disarankan agar pria memakai celana khusus agar pergerakan tubuh tidak terlalu mengganggu proses penyembuhan luka bedah.

Dan satu hal yang utama adalah hindari melakukan hubungan seksual dengan isteri tanpa pengaman selama beberapa minggu. Lama atau tidaknya waktu tersebut tergantung volume sel sperma yang dihasilkan sebelum vasektomi. Namun, sebagian besar dokter menyarankan tetap menjalankan kontrasepsi lain (kondom, pil KB, suntik KB dan lain-lain) minimal 8 minggu setelah masa operasi vasektomi.

Jadi buat bapak-bapak, mohon menahan diri untuk tidak segera mengajak isteri berhubungan badan tanpa memakai kondom sebelum cairan sperma dinyatakan bersih secara tes medis dari kandungan sel sperma. Karena kalau cairan air mani masih mengandung sel sperma, maka masih ada kemungkinan untuk menghamili seorang wanita.

Risiko Operasi Vasektomi Untuk Kesehatan Pria

Efek setelah operasi vasektomi

Efek pasca operasi vasektomi - everydayhealth.com

Lelaki yang telah melakukan vasektomi pada umumnya mengeluhkan terjadi rasa nyeri pada wilayah kulit yang baru saja dijahit dalam kurun waktu beberapa hari pasca oprasi kecil ini. Namun Anda jangan khawatir karena rasa nyeri ini akan berangsur-angsur hilang dalam waktu beberapa hari.

Ada tips khusus yang bisa Anda coba untuk mengurangi rasa nyeri pasca vasektomi. Yaitu dengan cara mengompres daerah sekitar kantong buah zakar dengan es batu setelah 24 jam masa operasi. Cara ini terbilang klasik namun bisa meredakan efek nyeri yang ditimbulkan vasektomi. Bila nyeri pasca vasektomi masih berlanjut sampai beberapa minggu, Anda sebaiknya menghubungi dokter untuk memeriksa apakah ada masalah serius pada saluran sel sperma Anda.

Selama ini tidak ada efek buruk vasektomi yang mempengaruhi kehidupan seks seorang pria. Pria tetap bisa perkasa seperti sedia saat beraksi di atas ranjang. Jadi jangan takut penis Anda akan loyo setelah vasektomi. Ingat, yang diputus salurannya hanyalah sel sperma penyebab wanita hamil, bukan cairan seminal dan getah prostat. Dalam paragraf di atas sudah dijelaskan bahwa air mani hanya berkurang 5 persen dari kondisi biasanya. Pengurangan sedikit air mani tidak akan mempengaruhi kepuasan seks secara menyeluruh.

Berita gembiranya adalah vasektomi bisa menambah kejantanan seorang pria. Nah, kalau yang ini pasti semua pria mau tahu. Bagaimana penjelasannya? Terputusnya saluran sel sperma pria berarti tidak semua air mani dikeluarkan. Ini artinya dalam tubuh pria masih mengandung lebih banyak hormon adrenalin yang mempengaruhi sifat jantan. Dengan volume adrenalin yang lebih banyak dari biasanya, maka bisa dipastikan seorang pria akan memiliki daya dorong seks yang lebih kuat dari kondisi normal. Selamat menikmati deh!

Resiko Melakukan Vasektomi

Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai dampak buruk vasektomi pada pria. Seperti telah dijelaskan dalam paragraf di atas, keluhan terjadinya pembengkakan bisa diatasi dengan jalan mengompres 24 jam pasca operasi. Vasektomi merupakan operasi kecil layaknya sunat, sehingga resiko yang terjadi sangat kecil. Kalaupun terjadi pembengkakan dalam waktu lama, hal tersebut biasanya terjadi akibat pria telah memiliki riwayat penyakit sebelumnya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa vasektomi mengakibatkan pria tidak bisa menghamili wanita untuk selamanya. Ada kalanya pasangan suami isteri muda salah memprogram membuat anak sehingga suami terlanjur vasektomi dan tidak bisa memiliki anak lagi. Oleh karena itu, keputusan vasektomi harus benar-benar dipertimbangan dengan matang karena menyangkut kelestarian anggota keluarga.

Bagaimana dengan sel sperma yang tidak disalurkan selama berhubungan badan? Apakah sel sperma tersebut akan merusak kesehatan badan? Tim medis menjelaskan bahwa sel sperma yang tidak keluarkan sebagian besar akan diserap kembali oleh tubuh dalam bentuk energi. Jadi dalam hal ini sel sperma tidak akan membahayakan kesehatan pria dan pria tetap bisa menikmati seks.

Praktek Vasektomi di Indonesia

Praktek penggunaan vasektomi di Indonesia belum begitu populer dibanding metode kontrasepsi lainnya. Partisipasi pengendalian laju penduduk masih didominasi oleh kaum wanita. Alat kontrasepsi yang banyak dipilih orang Indonesia masih berkisar antara pil KB, suntik KB dan susuk KB. Hanya sebagian sedikit pria yang memakai alat kontrasepsi kondom karena mereka mengaku tidak nyaman saat memakai kondom ketika berhubungan badan dengan isteri..

Meski vasektomi bukan pilihan populer dalam mencegah kehamilan, saat ini di Indonesia telah banyak rumah sakit dan klinik kesehatan yang melayani vasektomi. Tantangan terbesarnya adalah kendala psikologis pada kaum wanita. Karena pria yang menjalani vasektomi sudah tidak mungkin menghamiliki wanita lain, maka para wanita khawatir jika hal ini dimanfaatkan oleh pria untuk melakukan perselingkuhan tanpa khawatir resiko hamil di luar nikah. Sehingga yang mengalami keberatan pengajuan vasektomi umumnya berasal dari pihak isteri karena takut suaminya macam-macam di luaran sana.

Diluar faktor penyalahgunaan vasektomi dan pro-kontra yang diakibatkan, vasektomi adalah salah satu pilihan tepat bagi pria dalam upaya berperan aktif mengendalikan laju penduduk di negara berkembang. Ledakan jumlah penduduk bukan saja melahirkan beragam masalah pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya, tetapi juga menurunkan kualitas hidup warga Indonesia karena tingkat pendapatan perkapita penduduk yang masih rendah. Hendaknya kita tidak menyerahkan masalah kontrasepsi hanya kepada wanita. Pria juga bisa memberi peran dalam pembangunan bangsa ini.

Semoga artikel mengenai definisi, tujuan, cara, resiko dan efek vasektomi ini bisa berguna untuk Anda. Tips melakukan vasektomi ini akan memberi manfaat bila suami dan isteri bersedia berkomunikasi secara aktif sebelum mengambil keputusan penting untuk vasektomi.