Pada dekade pertama abad ke-21, para peneliti menemukan adanya hubungan antara jenis makanan dengan kanker payudara. Jenis makanan/minuman tertentu seperti daging, lemak, alkohol, kafein, dan produk kedelai disebut-sebut sebagai jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker payudara.

Beberapa ahli sepakat bahwa kanker payudara seperti halnya jenis kanker lainnya disebabkan oleh faktor gaya hidup yang tidak sehat, termasuk di dalamnya adalah mengkonsumsi makanan-makanan yang sulit dicerna tubuh dan menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak biasa.

Tapi meskipun demikian, para peneliti juga menyebutkan bahwa tidak ada makanan tunggal yang terbukti secara langsung menyebabkan kanker payudara.

Oleh karenanya para wanita disarankan untuk menjalani gaya hidup yang sehat dan menghindari atau mengurangi mengkonsumsi makanan-makanan yang dapat memicu kanker payudara.

Berikut ini beberapa jenis makanan penyebab kanker payudara sebagaimana dikutip dari American Cancer Society.

Alkohol
Menurut American Cancer Society, kebiasaan mengkonsumsi alkohol dan minuman keras akan meningkatkan resiko terkena kanker payudara. Bahkan, ACS menyarankan bahwa wanita-wanita yang rentan terhadap kanker payudara agar menahan diri dari minuman beralkohol. Jangan mengkonsumsi lebih dari satu gelas minuman beralkohol setiap hari. Bahkan dengan hanya meminum beberapa gelas alkohol setiap minggu sudah dapat menyebabkan kanker payudara di usia tua. 1,5 ons minuman keras, 5 ons gelas anggur, dan 12 ons bir setara dengan satu gelas minuman beralkohol.

Kafein
Ada anggapan yang menyebutkan bahwa minuman berkafein, seperti kopi adalah salah satu penyebab kanker payudara. American Society menyatakan bahwa pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Kafein, tidak menyebabkan kanker tetapi meningkatkan resiko tumor payudara jinak (non-kanker), atau dikenal juga dengan sebutan benjolan fibrokistik.

Lemak
Diet tinggi lemak, terutama lemak jenuh adalah jenis makanan yang menyebabkan kanker payudara. Menurut Cancer Research UK, meskipun resikonya kecil tapi diet yang tinggi lemak mengandung lebih banyak kalori, yang cenderung menyebabkan obesitas atau kegemukan yang secara langsung dapat dikaitkan dengan kanker payudara.

Daging
Menurut Cancer Research UK, jenis daging dan cara memasaknya adalah faktor-faktor pencetus kanker payudara, apalagi  jika dikonsumsi secara berlebihan. Daging merah, seperti daging sapi, dan daging yang digoreng adalah penyebab kanker payudara. Disarankan untuk mengkonsumsi daging putih seperti daging ikan dan dada ayam.

Kedelai
Makanan dari kedelai merupakan alternatif makanan yang terbuat dari hewan. Tapi American Cancer Society memperingatkan bahwa mengkonsumsi produk kedelai dalam jumlah yang banyak dari waktu ke waktu dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Hormon estrogen-phytochemical, yang ditemukan dalam kedelai disebut-sebut berkaitan dengan tumbuhnya sel kanker payudara. Wanita yang sudah memiliki kanker payudara harus menghindari produk kedelai, karena dapat memperburuk kondisi mereka.

Pencegahan dan Solusi Kanker Payudara 

Gejala kanker payudara sulit di deteksi sejak dini dan kebanyakan baru ketahuan setelah sel-sel kanker telah menyerang organ tubuh yang lain sehingga sulit di sembuhkan. Pengobatan kanker payudara dilakukan dengan pembedahan dan kemoterapi yang berdampak negatif secara fisik dan mental bagi para wanita penderita.

Untuk itu, hal terbaik yang harus dilakukan seorang wanita untuk melindungi dirinya dari kanker payudara adalah dengan menjalani gaya hidup yang sehat, termasuk diet yang baik dan olahraga yang cukup. Jenis makanan tertentu telah terbukti dapat mengurangi risiko kanker payudara seperti produk susu rendah lemak, mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, dan mengkonsumsi makanan dengan serat yang tinggi.

Terlalu gemuk juga tidak baik bagi kesehatan dan mempertinggi resiko terkena kanker payudara. Menurut Cancer Research UK, obesitas atau kegemukan memiliki kaitan yang erat dengan kanker payudara. Wanita yang memiliki berat badan berlebih dianjurkan untuk menurunkan berat badan untuk membantu mencegah kanker payudara, dan masalah kesehatan lainnya.