Ada banyak jenis penyakit kelamin, ada yang berdarah pada sekitar kemaluan dan juga tumbuh bisul-bisul kecil yang bernanah, pokoknya penderita penyakit seperti itu biasanya harus mendekam di rumah sakit sampai sembuh.
Tetapi kebanyakan penderita merasa sangat malu diopname, berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati penyakit kelamin anda.
Caranya:
- Ambillah daun kobis yang sudah tua kemudian iris-irislah sampai halus.
- Bawang putih secukupnya iris juga sampai merata.
- Bawang merah secukupnya iris sampai rata.
Lalu taruhlah dalam panci atau sejenisnya, dan embun-embunkanlah pada waktu malam di atas atap (tapi ingat jangan sampai terkena hujan). Keesokan harinya remas-remaslah bahan-bahan tadi dan bubuhilah air limau nipis sedikit. Kemudian ambillah airnya untuk diminum setiap pagi.
Insya Allah bila anda tekun, penyakit yang anda derita akan hilang dengan waktu tidak begitu lama.
Artikel Terkait Lainnya:






May 14, 2011 at 1:14 am
Mau tanya, daun kubis itu apa ya…. dan dimana saya bisa mendapatkannya.
mhn info trims
May 21, 2011 at 2:46 pm
daun kubis yang tua, maksudnya lapisan daun kol(sayuran) yang paling tua biasana paling luar dr lapisan2 kol dan berwarna putih agak kehijauan…kalo saya tidak salah..:D
May 30, 2011 at 8:35 am
mau tanya tentang penyakit wanita. kenapa setelah berhubungan seks,istri saya sering mengeluarkan cairan kental yang bau nya tidak sedap?? disaat buang air kecil serasa anyang2 ( kencing sedikit-sedikit)
umur istri saya 24,berat badan 53 kg. sedangkan saya umur 23 tahun,berat badan 65kg.
apakah ada obat alternatif untuk menyembuhkan penyakit istri saya?
dan nama penyakit nya apa?
terima kasih
June 24, 2011 at 7:37 pm
mw nanya nii gan klo pnyakit gonorhoe obatnya apa ya gan??
thanks
June 26, 2011 at 12:20 pm
Aku mngaLami gatal2 yg amat sangat d bgian vagina,itu kira2 pnyakit apa?dan apa obatnya??mohon bantuannya..
August 14, 2011 at 4:47 am
maaf, kurang faham ni saya proses pembuatanya?,
*setelah semua bahan di iris,di campur kemudian di embun-embunkan, setelah itu di minum airnya., yg di minum itu air dari mana? Apa dari embun? Apa tidak perlu di tambahkan air di pancinya? ,mohon penjelasanya.. Trimakasih