Ereksi yang lemah terjadi jika dua arteri kecil pada penis tidak menerima aliran darah yang cukup dari jantung dan aorta atau dengan kata lain, aliran darah terlalu lemah untuk sampai ke penis menyebabkan penis kesulitan ereksi atau ereksi tidak maksimal.

Ereksi lemah dapat didefinisikan sebagai ketidakmampuan seorang pria menjaga ereksi yang cukup keras secara terus menerus saat melakukan hubungan seks.

Untuk mendapatkan ereksi yang keras, bagian-bagian tubuh haruslah berada dalam kondisi yang baik seperti jaringan saraf di otak, tulang belakang, otot pada jaringan fibrosa dan vena dekat corpora cavernosa. Kesemua bagian-bagian tubuh tersebut sangat penting dan harus dalam kondisi yang baik sehingga penis dapat ereksi dengan penuh.

Penelitian menunjukkan bahwa ereksi lemah dialami oleh jutaan manusia di seluruh dunia sehingga masalah ereksi lemah harusnya dianggap sebagai sesuatu yang umum dan normal. Semua pria pasti pernah mengalami ereksi lemah sebab kondisi kesehatan seseorang tidak selalu fit. Ereksi lemah baru boleh dikhawatirkan jika terjadi secara terus menerus selama kurang lebih dua bulan.

Ereksi lemah yang terjadi selama dua bulan menandakan ada sesuatu yang salah dalam tubuh, biasanya karena ada penyakit atau bisa juga karena faktor kejiwaan seperti ada masalah yang belum selesai menyebabkan tubuh tertekan dan stres. Jika anda mengalami ereksi lemah selama dua bulan berturut-turut sebaiknya segera ke dokter atau terapis seksual untuk konsultasi sebab kemungkinan besar anda mengidap apa yang oleh dunia medis disebut disfungsi ereksi.

Ereksi lemah dikategorikan dalam dua jenis yaitu primer dan sekunder. Ereksi lemah primer merujuk pada keadaan dimana seorang pria mengalami ereksi lemah sejak pertama kali melakukan hubungan seks sedangkan ereksi lemah sekunder adalah kondisi dimana sang pria pernah memiliki ereksi yang baik tapi kemudian mengalami disfungsi seksual. Ereksi lemah primer kadang terjadi karena kondisi fisik bawaan dan kemungkinan tidak dapat disembuhkan.

Apa Penyebab Ereksi Lemah

Adanya gangguan aliran darah ke pembuluh vena penis adalah penyebab utama ereksi menjadi lemah selama hubungan seksual. Berikut ini beberapa hal penyebab terjadinya gangguan pada aliran darah yang menyebabkan ereksi menjadi lemah:

  1. Menderita diabetes untuk jangka waktu yang panjang sehingga merusak sistem saraf
  2. Gangguan jantung
  3. Kanker prostat
  4. Efek samping penggunaan obat keras
  5. Multiple sclerosis
  6. Gangguan hormonal
  7. Alkohol
  8. Rokok
  9. Penyalahgunaan obat
  10. Masalah emosional seperti depresi, kecemasan, takut gagal, perasaan bersalah, harga diri yang rendah dan karena faktor usia tua.
  11. Faktor usia, ereksi lemah umumnya terjadi pada kelompok usia 40 – 65 tahun. Beberapa peneliti mengungkapkan bahwa faktor usia tidak menyebabkan gairah seks menurun melainkan karena adanya masalah kesehatan lain yang umumnya diderita oleh pria di usia tua.

Ereksi lemah adalah istilah lain dari impotensi. Anda harus berkomunikasi dengan pasangan jika mengalami ereksi yang lemah. Kemudian kunjungi dokter atau terapis seksual untuk berkonsultasi, anda harus membahas dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan perihal keluhan ereksi anda ke dokter yang menangani. Dokter akan mencari tahu penyebab ereksi lemah yang anda alami, kemudian jika harus dokter akan memberi anda resep obat. Ereksi lemah adalah masalah disfungsi seksual yang bisa disembuhkan sehingga anda tidak perlu berputus asa.