Infertilitas pada wanita adalah sebuah istilah yang merujuk kepada para perempuan yang tidak mampu hamil dan melahirkan seorang bayi. Wanita dikatakan tidak subur jika tidak mampu hamil meskipun sudah berusaha mengupayakan beberapa cara selama satu tahun atau lebih.

Sistem reproduksi wanita lebih rumit dibandingkan pria. Pria menghasilkan sperma setiap hari sepanjang hidup mereka sementara wanita hanya menghasilkan satu sel telur matang setiap bulan, itu pun jika kondisi kesehatan sistem reproduksinya normal. Apalagi dengan adanya kenyataan bahwa kesuburan wanita akan menurun seiring dengan meningkatnya usia mereka.

Penyebab infertilitas pada wanita

Gangguan hormonal sebabkan terjadinya infertilitas pada wanita.

Infertilitas atau kemandulan bisa terjadi pada siapa saja, penyebabnya beragam dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik itu dari dalam seperti faktor kesehatan dan genetik, maupun faktor luar seperti kondisi tempat tinggal dan lingkungan pekerjaan. Di jaman serba modern saat ini, dimana udara segar semakin tercemari polusi, dan makanan-makanan yang dikonsumsi sudah tidak menyehatkan lagi, hal-hal seperti itu menjadi penyebab infertilitas pada wanita.

Dan di artikel seksualitas.net kali ini kita akan membahas secara detail apa-apa saja faktor yang menjadi penyebab kemandulan pada wanita:

Penyebab Infertilitas pada Wanita

Pasti ada yang tidak beres dalam sistem reproduksi pria ataupun wanita jika setelah bertahun-tahun menikah tidak juga memiliki anak. Infertilitas yang dialami pria biasanya berhubungan dengan kualitas sperma. Sementara pada wanita, infertilitas yang dialami paling sering disebabkan oleh proses ovulasi tidak normal dan adanya gangguan pada organ reproduksi.

Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan terjadinya infertilitas pada wanita atau penyebab wanita tidak subur:

1. Masalah Hormonal

Adanya gangguan hormonal adalah salah satu penyebab infertilitas pada wanita. Ovulasi yang seharusnya terjadi setiap bulan bukanlah proses yang sederhana, proses ovulasi tergantung pada keseimbangan dan interaksi hormon dalam tubuh wanita. Dalam situasi dimana terjadi ketidakseimbangan hormonal atau terjadi gangguan dalam proses interaksi antara hormon-hormon tersebut, maka bisa dipastikan ovulasi akan terhambat.

Penyebab utama dari gangguan hormon pada wanita adalah adanya kerusakan pada saraf hipotalamus, terjadi kerusakan pada kelenjar hipofisis atau kemungkinan telah terjadi kegagalan sistem dalam memproduksi sel telur yang matang.

2. Ovarium Rusak

Adanya gangguan fisik pada ovarium sudah pasti akan mengganggu proses ovulasi dan bahkan menyebabkan ovulasi gagal, artinya tidak ada sel telur yang dihasilkan. Jadi meskipun hubungan seks dilakukan setiap hari, jika tidak ada sel telur yang siap dibuahi maka kehamilan mustahil terjadi.

Kerusakan ovarium biasa terjadi ketika wanita bersangkutan mengalami kondisi yang mengharuskan dirinya dioperasi. Kerusakan terjadi jika kapsul ovarium luka sehingga kematangan folikel tidak terjadi. Faktor lain yang mungkin saja menyebabkan ovarium rusak adalah terjadi infeksi pada ovarium.

merokok adalah salah satu penyebab infertilitas pada wanita

merokok adalah salah satu penyebab infertilitas pada wanita

3. Menopause Prematur

Kadang-kadang wanita mengalami menopause jauh lebih cepat dari waktu yang seharusnya, ini yang menyebabkan ovulasi tidak terjadi. Kondisi ini biasa dialami oleh wanita-wanita yang aktif berolahraga atau over latihan, tubuh mereka tidak lagi memproduksi sel telur, sehingga pembuahan tidak akan terjadi. Beberapa wanita lain juga mengalami menopause yang terlalu cepat karena masalah genetik.

4. Masalah pada Tuba Fallopi

Salah satu bagian sistem reproduksi wanita yang sangat penting adalah Tuba Fallopi, kedua saluran ini sangat menentukan keberhasilan kehamilan pada wanita. Gangguan pada tuba fallopi menjadi salah satu penyebab infertilitas pada wanita, bahkan di kalangan medis disebutkan bahwa gangguan pada tuba fallopi mempengaruhi 25% tingkat kehamilan.

Penyebab umum gangguan pada tuba fallopi adalah infeksi, pembedahan, masalah pada perut, dan kehamilan ektopik. Kehamilan etopik adalah terjadinya kehamilan di dalam saluran tuba fallopi itu sendiri, yang meskipun jika dapat ditangani dengan baik tetap dapat merusak saluran tuba.

5. Gaya Hidup Tidak Sehat

Penyebab infertilitas pada wanita bukan hanya karena faktor biologis tetapi juga karena faktor gaya hidup. Gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan mengkonsumsi obat-obatan dapat menyebabkan kemandulan pada wanita. Jenis makanan dan kandungan gizi juga mempengaruhi kesuburan wanita. Memakan makanan cepat saji dalam jangka waktu yang lama dapat merusak kemampuan tubuh menghasilkan sel telur.

Berat badan yang tidak ideal juga menyebabkan wanita mandul, terlalu gemuk atau terlalu kurus menimbulkan gangguan hormonal pada wanita dan menyebabkan ovulasi telat atau bahkan hilang sama sekali.

Perempuan lahir dengan jumlah sel telur yang terbatas. Dengan demikian, seiring dengan bertambahnya usia jumlah sel-sel telur mereka akan semakin sedikit, itulah sebabnya kesuburan wanita menurun saat usia mereka sudah mencapai di atas 30 tahun. Berdasarkan laporan dari WebMD, wanita  mengalami penurunan kesuburan sebanyak 3% sampai 5% setiap tahunnya setelah usia mereka mencapai 30. dan prosentasenya akan semakin besar setelah 40 tahun.

Demikian beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya infertilitas atau ketidaksuburan pada wanita. Kesimpulannya, wanita tidak subur karena faktor ovulasi terganggu dan faktor masalah pada organ reproduksi.

Referensi:

Wikipedia: Female Infertility