Proses Terjadinya Kehamilan Sampai Kelahiran Bayi

Proses Terjadinya Kehamilan Sampai Kelahiran

Proses terjadinya kehamilan membutuhkan mekanisme yang tidak mudah, dimulai dari sel sperma yang membuahi sel telur sampai terciptanya janin yang menunggu saat kelahiran tiba. Semua proses itu sampai kelahiran membutuhkan waktu dan kondisi fisik yang prima.

Kehamilan akan terjadi beberapa jam setelah hubungan seks pada masa subur dilakukan. Salah satu sel sperma akan membuahi sel telur dan bersatu menjadi zigot dalam hitungan jam, kemudian diikuti proses pembelahan sel yang terjadi dengan cepat.

Proses terjadinya kehamilan sampai kelahiran bayi memakan waktu sekitar sembilan bulan dan melalui mekanisme yang cukup rumit. Jika ada gangguan pada salah satu proses dalam kehamilan dan kelahiran ini dapat menyebabkan keguguran atau tidak terjadinya kehamilan.

Dalam beberapa hari setelah pembelahan sel terjadi maka hasil pembuahan yang berwujud embrio akan melekat di dinding rahim (uterus). Pelekatan ini yang biasanya keluar dari vagina sebagai flek yang mirip haid yang menjadi tanda-tanda kehamilan yang utama pada wanita.

Pada saat itu di dalam darah seharusnya sudah ada hormon kehamilan yang disebut gonadotropin. Dan karena terjadi kehamilan maka haid tidak akan terjadi, satu minggu setelah haid terlambat datang, urin akan memberi hasil positif jika jika diperiksa dengan alat tes kehamilan.

Sampai usia kehamilan mencapai tiga bulan, calon Ibu akan merasa tidak nyaman seperti munculnya kram di perut, payudara terasa lebih kencang, mual-mual dan perut kembung. Semuanya ini adalah ciri-ciri wanita sedang hamil sehingga semua persiapan sudah harus dilakukan bersama suami.

Proses Terjadinya Kehamilan

Keberhasilan memiliki anak bergantung pada kesehatan sistem reproduksi pasangan suami dan istri. Apabila salah satu dari mereka memiliki masalah pada fungsi reproduksi maka kehamilan sulit terjadi sebab baik suami dan istri tidak akan mampu memiliki anak dengan upaya sendiri.

Sebelum membahas lebih jauh lagi tentang sistem reproduksi pada pria dan wanita, Anda harus mengetahui secara umum proses terjadinya kehamilan sampai kelahiran buah hati (bayi), yaitu:

  1. Fertilisasi: Perkawinan antara sel gamet pria (spermatozoa) dan sel gamet wanita (sel telur) di saluran reproduksi wanita.
  2. Perkembangan embrio, janin, hingga bayi berusia cukup bulan dalam kantung kehamilan (rahim atau uterus) pada tubuh ibu.
  3. Proses melahirkan atau portus: Proses mengeluarkan seluruh tubuh bayi berusia cukup bulan dari tubuh ibu melalui saluran-saluran reproduksi dari rahim hingga vagina, ataupun melalui perut dengan operasi Caesar.

Absennya salah satu dari proses tersebut, akan mengakibatkan tidak terjadinya kehamilan atau bahkan terjadinya keguguran buah kehamilan, dan bahkan anda mungkin mengalami infertilitas (ketidaksuburan) atau mandul.

Dengan menyadari proses-proses yang disebutkan di atas, setiap pasangan suami istri perlu menyadari bahwa seluruh mekanisme tersebut sangat bergantung pada kondisi sistem reproduksi masing-masing. Salah satu dari mereka tidak sehat maka kehamilan akan sulit terjadi. Atau jika kehamilan terjadi maka kemungkinan akan terjadi masalah di masa kehamilan dan saat persalinan.

Bayangkan apabila tubuh seorang pria tidak mampu menghasilkan spermatozoa yang sehat untuk membuahi sel telur wanita, proses fertilisasi tentunya tidak akan terjadi. Tanpa adanya pembuahan/fertilisasi, buah kehamilan (zigot, embrio, janin, hingga bayi) tidak akan tercipta.

Bayangkan pula apabila sistem reproduksi wanita tidak sehat dan tidak mampu menampung spermatozoa yang masuk ke dalamnya, fertilisasi juga tidak akan terjadi. Apabila fertilisasi telah terjadi namun kondisi rahim wanita abnormal, wanita juga tidak akan mampu menyediakan lingkungan yang baik untuk perkembangan embrio.

Jika anda telah menikah selama bertahun-tahun dan istri anda belum juga hamil maka berarti ada sesuatu yang salah yang terjadi pada sistem reproduksi anda dan istri anda. Dalam situasi seperti ini, anda berdua perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya dan kemudian melakukan langkah-langkah pengobatan.

Proses terjadinya kehamilan sampai kelahiran melalui masa yang cukup lama, yakni sekitar 9 bulan. Dalam masa itu, kondisi Ibu harus sehat dan fit agar bayi dalam kandungan tidak kekurangan nutrisi. Sehingga calon Ibu perlu menambah porsi makanan dan melengkapi kecukupan gizi buat bayi di kandungan.

Demikian sedikit ulasan mengenai proses kehamilan sampai kelahiran pada wanita, semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa follow kami di Facebook dan Twitter untuk mendapatkan update terbaru artikel ini.

+++

Dapatkan ebook Kamasutra, GRATIS. Download disini!