Ya, hampir semua wanita yang masih perawan akan merasa sakit saat melakukan ML atau hubungan seks untuk pertama kali. Dikatakan hampir semua karena terdapat sebagian kecil wanita yang tidak merasa sakit ataupun jika sakit tidak sesakit seperti yang dibayangkan. Mengapa dan darimana rasa sakit itu bisa muncul dan bagaimana mengatasinya?

Tips atasi rasa sakit pada vagina

Wanita akan merasa sakit saat ML pertama kali.

Mengalami rasa sakit atau nyeri saat ML pertama kali adalah kondisi yang sangat umum terjadi pada kebanyakan wanita. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebabnya, salah satunya adalah lapisan hymen atau selaput dara yang masih utuh. Selaput dara yang robek akibat adanya desakan dari penis saat bercinta menimbulkan rasa nyeri dan pada sebagian besar kejadian akan menyebabkan pendarahan.

Penyebab lain rasa sakit itu adalah sang wanita tidak cukup terangsang saat penis penetrasi ke dalam Miss V. Ketika wanita secara seksual terangsang, maka vagina yang sifatnya elastis akan membesar sehingga penis dapat masuk dengan mudah. Dalam kondisi penuh gairah, vagina juga akan mengeluarkan cairan pelumas untuk mencegah timbulnya iritasi saat terjadi gesekan antara penis dengan dinding vagina. Sehingga wanita yang tidak siap melakukan hubungan seksual atau tidak bergairah tentu akan merasa kesakitan.

Kemungkinan lain penyebab rasa sakit itu adalah karena gugup, tegang, stres, takut dan faktor-faktor emosional lainnya. Umumnya wanita yang pertama kali berhubungan seks akan merasa deg-degan menyebabkan vagina mengencang dan menyulitkan penis saat akan penetrasi.

Berikut ini beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mencegah rasa sakit yang timbul saat berhubungan seks (ML) pertama kali:

1. Tunggulah sampai istri anda benar-benar bergairah dan terangsang dan menginginkan intercourse, kemudian lakukan penetrasi secara perlahan. Jika dibutuhkan anda bisa menggunakan lubrican atau pelumas tapi jangan menggunakan Vaselin sebab bahannya dapat mengganggu ekosistem vagina dan dapat merusak kondom (jika anda menggunakan kondom).

2. Jika anda wanita, rasa sakit yang muncul saat anda pertama kali bercinta pada umumnya tidaklah sesakit seperti yang orang-orang banyak bicarakan. Banyak mitos malam pertama yang tidak jelas dan justru akan memperburuk kondisi anda. Beritahu suami anda untuk melakukannya perlahan dan jangan langsung “menusuk” dalam, atau minta dia berhenti selama beberapa detik dan membiarkan vagina anda beradapatasi.

Suami anda tentu peduli dan akan menuruti permintaan anda. Jangan hanya berharap suami akan membaca pikiran anda dan memutuskan berhenti karena mendengar erangan sakit anda. Komunikasikan dengan suami anda mengenai apa yang anda rasakan.

3. Seks di malam pertama memang menyebabkan kegugupan, baik wanita maupun pria. Tidak relaks menyebabkan penis tidak bisa ereksi, dan pada wanita menyebabkan vagina menegang dan cairan pelumas tidak diproduksi. Dalam kondisi demikian, sebagian besar hubungan seks jadi gagal. Oleh karena itu anda dan pasangan harus merasa santai terlebih dahulu. Ingat, jangan lakukan penetrasi sebelum pihak wanita terangsang. Atau gunakanlah pelumas jika anda merasa butuh, dan bahkan jenis kondom masa kini sudah mengandung lubrikasi yang akan memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina dan mengurangi resiko rasa sakit yang bisa muncul.

4. Pertimbangkan bahwa seks tidak melulu ML. Ada banyak aktifitas seks non penetrasi yang bisa anda lakukan seperti oral seks atau masturbasi. Jika rasa sakit sudah tidak tertahankan anda bisa melakukan alternatif seks tersebut.

Faktor lain yang perlu diperhatikan saat bercinta adalah posisi seks. Umumnya gaya bercinta seperti gaya Doggy Style dan Woman on Top menyebabkan penis penetrasi sangat dalam di vagina. Jika anda pengantin baru dan belum berpengalaman sebaiknya gunakan posisi missionaris saja atau posisi pria di atas untuk mengurangi rasa sakit pada vagina wanita.

Ukuran penis juga bisa menyebabkan wanita kesakitan saat bercinta dan kondisi ini bukan hanya dirasakan mereka-mereka yang perawan atau baru pertama kali berhubungan. Umumnya sakit ini muncul karena vagina yang kering akibat kurangnya cairan pelumas. Jika anda sudah menikah bertahun-tahun atau tidak lagi perawan tapi tetap merasa sakit saat berhubungan seks, maka kemungkinan ada penyebab lain, info detailnya bisa dibaca disini.

Seks seharusnya menyenangkan, jika anda merasa kesakitan saat berhubungan seks maka pertama-tama anda harus membicarakannya dengan pasangan anda, jangan menyimpannya. Kemudian carilah jalan keluar bersama-sama dan jika memungkinkan kunjungi dokter atau terapis seksual untuk mencari solusi terbaik.

+++

Dapatkan ebook Kamasutra, GRATIS. Download disini!