Sebagian besar pasangan suami istri menginginkan anak, walaupun tidak semua pasangan tersebut dapat mewujudkan keinginannya. Dari statistik hanya sedikit pasangan yang bersepakat untuk tidak mempunyai anak dengan alasan tertentu.

Beberapa pasangan yang telah menikah bertahun-tahun tidak memiliki anak seorangpun walaupun telah berhubungan seksual secara normal. Pada kasus demikian disebut infertilitas atau mandul. Bahkan seorang suami kadang bertanya mengapa istrinya tidak juga hamil. Jika ini terjadi maka perlu di lakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dan kemudian di ambil tindakan agar infertilitas bisa di sembuhkan.
Di sinilah tampak kaitan antara seks, kesuburan dan kehamilan. Melalui hubungan seksual dapatlah terjadi kehamilan. Tetapi, agar kehamilan dapat terjadi diperlukan kesuburan yang baik. Hubungan seksual yang dilakukan tidak pada masa subur, tidak akan menghasilkan kehamilan. Kalau kesuburan terganggu, kehamilan pun terhambat.
Perilaku seksual yang tidak sehat dapat mengakibatkan gangguan kesuburan bahkan kemandulan. Kalau itu terjadi, maka kehamilan dapat terhambat, bahkan kehamilan tidak mungkin terjadi.
Apa yang harus diperhatikan dalam melakukan hubungan seksual agar menghasilkan kehamilan?
Faktor penting yang diperlukan agar kehamilan terjadi ialah keadaan kesuburan, baik pria maupun wanita. Kesuburan pria dan wanita ditentukan oleh keadaan kesehatan sistem seksual dan reproduksi. Kalau kesehatan sistem seksual dan reproduksi baik, maka keadaan kesuburan juga baik. Sebaliknya, kalau kesehatan sistem seksual dan reproduksi terganggu, maka kesuburan sangat mungkin terganggu.
Fokus utama dalam pembicaraan mengenai kesuburan ialah sel telur (pada wanita) dan sperma (pada pria). Walaupun sel telur dan sel spermatozoa sama-sama merupakan sel benih, terdapat perbedaan yang nyata dalam waktu kapan sel benih tersebut dikeluarkan.
Sel telur dikeluarkan pada masa subur wanita. Sedang sel spermatozoa dikeluarkan ketika pria mengalami ejakulasi pada puncak reaksi seksual yang disebut orgasme. Berarti hubungan seksual yang dilakukan di luar saat subur wanita, tidak mungkin menimbulkan kehamilan.
Pada umumnya dalam keadaan sehat dan normal, pasangan suami istri yang melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan kontrasepsi sudah membuahkan kehamilan paling lama dalam waktu 1 tahun. Sebaliknya, kalau kehamilan belum juga terjadi setelah 1 tahun, maka pasangan itu tergolong pasangan yang tidak subur (infertil).
Data kasus yang ada menunjukkan bahwa penyebab gangguan kesuburan 40% ada di pihak pria, 40% persen di pihak wanita, 10% pada kedua pihak, dan 10% tidak diketahui.
Posisi hubungan seksual yang ideal agar kehamilan terjadi ialah posisi pria di atas, wanita di bawah. Akan tetapi, dalam keadaan di mana posisi mulut rahim tidak seperti dalam keadaan “normal”, tentu diperlukan posisi hubungan seksual tertentu.
Apakah istri harus mencapai orgasme agar kehamilan terjadi?
Agar kehamilan terjadi, istri tidak harus mencapai orgasme. Memang pernah ada pendapat yang menyatakan bahwa gerakan otot sekitar vagina dan rahim pada saat orgasme dapar membantu menarik sel-sel spermatozoa ke dalam rahim. Dengan demikian mempermudah pertemuan antara sel spermatozoa dan sel telur.
Tetapi pendapat ini tidak benar karena terbukti kehamilan tetap terjadi pada wanita yang tidak pernah mencapai orgasme. Apalagi kalau dikaitkan dengan kenyataan bahwa banyak wanita tidak pernah mencapai orgasme sementara hanya sebagian kecil istri yang tidak dapat hamil karena sebab tertentu, baik pada dirinya maupun pada suaminya.
Banyak pendapat salah beredar di masyarakat yang menganggap wanita mengeluarkan sel telur ketika mencapai orgasme. Dengan demikian wanita harus mencapai orgasme agar dapat terjadi kehamilan. Anggapan yang salah ini agaknya didasarkan pada kenyataan bahwa pria mengeluarkan sel spermatozoa ketika mencapai orgasme.
Wanita sama sekali tidak mengeluarkan sel telur pada saat orgasme. Sel telur dikeluarkan pada saat tertentu, hanya sekali sebulan dalam satu siklus menstruasi, yaitu pada saat subur.
Kapan saat subur pria dan wanita?
Wanita mempunyai suatu periode yang dikenal dengan sebutan saat atau masa subur. Masa subur ialah masa hidup sel telur sejak dikeluarkan dari indung telur dan selama bertahan hidup di dalam rahim. Sel telur dikeluarkan dari indung telur pada 14 hari sebelum menstruasi yang akan datang. Setelah dikeluarkan, sel telur masuk ke dalam rahim melalui saluran telur. Di dalam rahim, sel telur mampu hidup selama 48 jam. Masa sejak sel telur dikeluarkan dan hidup di dalam rahim itulah yang disebut masa subur.
Pria tidak mengenal masa subur tertentu seperti pada wanita. Setiap kali melakukan hubungan seksual dan mengalami ejakulasi, pria mampu menghamili bila wanita pasangannya sedang berada pada masa subur. Di luar masa subur, hubungan seksual tidak mungkin menimbulkan kehamilan.
Bagaimana mengetahui kesuburan pria dan wanita?
Bagaimana cara mengetahui subur tidaknya seorang pria? Untuk mengetahui kesuburan pria, satu-satunya cara hanyalah dengan memeriksa sperma dan melakukan analisis sperma, baik secara langsung maupun di bawah mikroskop. Analisis sperma menghasilkan parameter yang meliputi volume, pH, bau, warna, jumlah sel spermatozoa per ml, gerakan dan bentuk sd spermatozoa.
Parameter sperma normal adalah sebagai berikut: volume = 2 ml atau lebih, pH = 7,2 — 8, bau khas, warna = kelabu pucat, konsentrasi = 20 juta per ml atau lebih, gerak 50 % atau lebih bergerak ke depan, bentuk 30% atau lebih berbentuk normal. Di luar parameter normal tersebut, sperma dianggap tidak normal. Jika sperma pria tidak normal berarti kesuburan pria tersebut tidak normal.
Ada beberapa cara untuk mengetahui kesuburan wanita, mulai dari yang sederhana sampai yang canggih.
- Pertama, dengan memperhatikan keluarnya lendir mulut rahim yang dapat diraba dengan jari. Pada saat subur keluarlah cairan bening seperti putih telur sehingga kelamin terkesan basah. Banyak Wanita menganggap hal itu sebagai keputihan. Di luar saat subur, lendir mulut rahim hanya sedikit dan lebih kental sehingga kelamin terkesan kering.
- Kedua, dengan mengukur suhu tubuh setiap pagi sebelum bangun tidur selama beberapa bulan siklus menstruasi. Kemudian dibuat grafik yang menghubungkan setiap angka yang menunjukkan suhu tubuh. Dengan melihat perubahan grafik suhu tubuh, dapat ditentukan ada tidaknya saat subur. Pada saat subur akan tampak penurunan suhu tubuh di bawah normal yang segera diikuti dengan kenaikan di atas normal.
- Ketiga, dengan memeriksa lendir rahim di bawah mikroskop. Pada saat subur akan tampak bentukan seperti daun pakis yang sempurna. Keempat, dengan pemeriksaan USG melalui vagina. Dengan pemeriksaan USG melalui vagina dapat dilihat dengan jelas sel telur yang sudah dilepaskan dari indung telur.
Tetapi terdapat perbedaan dalam menilai kesuburan antara pria dan wanita. Pada pria, kalau pemeriksaan sperma menunjukkan kesuburannya baik, berarti pria itu mampu menghasilkan kehamilan. Tetapi tidak demikian pada wanita.
Pada wanita, walaupun mampu mengeluarkan sel telur, belum berarti dia bisa hamil. Berbagai sistem reproduksi wanita yang lain harus normal. Saluran telur harus normal agar sel telur yang telah dikeluarkan dari indung telur dapat masuk ke dalam rahim. Selanjutnya, walaupun kedua saluran telur normal tetapi kalau rahim terganggu, maka kehamilan juga akan terhambat.
Oleh: Prof. DR. Dr. Wimpie Pangkahila, Sp. And, Dokter Ahli Andrologi dan Seksologi – Kompas Cyber Media
Artikel Terkait Lainnya:
- Spermatozoa, Penentu Kesuburan Pria
- Proses Terjadinya Kehamilan Sampai Kelahiran Bayi
- Hubungan Seks 5 Menit, Ejakulasi Dini?
- Di Mana dan Bagaimana Sel Telur Pada Wanita Dihasilkan
- Sistem Reproduksi Wanita dan Bagian-Bagiannya
- Ini Dia.. Artis Film Porno Terkaya di Dunia
- Membaca Hasil Analisis Sperma
- Cara Melakukan Analisis Sperma
- Jika Anda Adalah Sperma
- Hamil Tanpa Sperma? Ah, Mana Mungkin!






June 18, 2011 at 11:34 am
Sya mau tanya ni Dok,sya bru melahirkan,usia anak sya 4bln lbh.sya mengalami menstruasi kurang lebih 5x setelah selesai masa nifas 40hri.apakah sya normal atau tdk y dok,apakah ini penyakt.sya takt sya tdk bs hml lg.saat ini anak sya sdh 2,dan apabila sya ingin memeriksakn k dokter,metode yg sebaikny digunakn untuk mengetahui ada apa dgn sya.apakah usg atau apa y dok.usia sya saat ini 27 thn dok.trima kasih atas perhatiannya dok dan sya mohon penjelasanny y dok.
July 15, 2011 at 12:43 pm
asalamualaikum, saya mau tanya Dok, sekarang kan saya sudah gak ikut kb, terhitung dari bulan januari 2011 tapi koq belum kunjung hamil lagi ya padahal sudah periksa ke dokter sampai minta obat untuk program punya baby lagi. usia saya sekarang 25th. apa ada pengaruhnya ya Dok kalo ikut KB suntik yg tiap satu bukan sekali itu sama kehamilan yang selanjutnya soalnya terhitung saya sudah KB suntik hampir 4th. trus bagaimana selanjutnya agar bisa punya momongan lagi Dok. atas perhatiannya sy mohon penjelasanya ya Dok.trimakasih
July 19, 2011 at 3:26 am
Siang dok,sy ibu beranak satu.saya pengen hamil lagi dok. anak saya udah umur 2,4 atunh.tapi saya tidak kb. kog gak hamil2.apa yg hrs sy buat y dok?
July 20, 2011 at 2:22 am
Pagi dok.saya ibu beranak 1,umur saya 26th. saya seorang wanita yg bekerja dipemerintah.saya mau bertanya. saya udah 3 bulan tidak dapat bulan. trus saya belum hamil. apa mungkn karena haid tidak teratur, bisa jadi gitt? padahal anak saya udah umur 2,4 tahun. saya mau buat adik bagi anak saya dok. tolong dok saran nya makasih
July 22, 2011 at 1:17 am
pagi dok..saya35thn ibu dgn 2org anak yg umurnya beda 1thn skrg anak saya yg kecil umurnya 13thn, tidak pernah KB tapi kok gak hamil2 lg ya
haid saya masih lancar tiap bulannya,diperiksa ke dokter kandungan katanya masih subur..apa yg salah pada diri saya dok?
December 14, 2011 at 7:02 am
siang dok…saya ibu beranak dua anak saya dh pada besar .yg pling kecil umurnya 13 tahun………saya blum pernah d kb selama anak saya dah pada besar sampai sekarang…..saya dah punya suami 3 kali …….tapi kenapah saya ga hamil2. saya dah coba ke dokter kandungan spesial………. bilang dokter bangus juga kandungannya……..trus saya coba ld k tukang urut2 dia bilang bagus juga……. tolong saya dok saya harus gimana’…….. karena suami ini yang terakhir pingin cepat punya anak dari aku…………..apa saya harus minum dulu sma pil kb untuk d pancing’trimks
July 22, 2011 at 11:06 am
dok saya baru menikah 2bln yg lalu,saya mau tanya kok saya setiap habis berhubungan dengan suami saya setelah puncaknya,suami saya mengeluarkan spermanya di dalam truz setelah dlepaskan dari vagina saya keluar cairan,saya bingung dok apakah saya bisa hamil apa tidak???
December 17, 2011 at 11:53 am
Saya wanita umur 22 tahun dok, saya sudah menikah 4 bulan tapi kenapa saya belum jùƍå hamil dok? Mohon penjelasannya. makasih
July 27, 2011 at 2:54 am
Dok sya bru menikah 2 bulan ini, saya mau tanya dok…?? Setiap saya berhubungan dengan suami saya setelah puncaknya suami saya mengeluarkan spermanya didalam trus setelah dilepasnya dari vagina saya keluar cairan, saya bingung dok,,? apakah saya bisa hamil atau tidak,? Dan satu lagi dok setiap saya datang bulan saya sakit dan mual_mual,
August 6, 2011 at 4:17 am
dok saya wanita usia 26 tahun dan menikah sudah 8 tahun dan belum memiliki keturunan, tinggi badan saya 150 cm dan berat badan saya 78 kg. saya mendapatkan menstruasi terakir ketika saya kelas 3 SMA,sampai sekarang saya tidak mendapatkan menstrusi,apakah saya mengalami infertilitas bahkan sudah mengalami menopouse. bisa kah saya hamil dan mendapatkan mestruasi saya seperti wanita nornal. trimakasih. karena saya sangat menginginkan seorang anak.
September 29, 2011 at 8:17 am
dok,q mau nanya saya udah menikah 1 tahun, setiap saya haid itu sakit banget dan pegel2, dan udah 4 bulan terakhir haid saya selalu muncul 10 hari dari bulan biasanya, apakah saya biasa dikatakan subur n saya mesti gimana dok, karena kalau saya bekerja mesti naik turun tangga apakah itu mempengaruhi kesuburan rahim saya.
November 30, 2011 at 12:57 am
dok sya wanita berusia 30th sya udah menikah 7th tpi kmi blum mendapat keturunan sya pernah periksa ke dokter kta nya rahim sya norml tp kenapa ya saya belum hamil juga
December 6, 2011 at 3:06 pm
malam dok saya wanita berusia 28 tahun udah menikah 4 tahun tapi kami belum mendapat keturunan saya udah periksa ke dokter rahim saya nornal tapi suamiku pelaut dok kadang di rumah 6 bulan di kapal 2 bulan di darat dok biar cepat hamil gimana nya dok tapi suami saya suka minum keras dok tks
December 6, 2011 at 4:14 pm
saya seorang siswi dr sebuah smkn ditangerang ,saya slalu mengalami keputihan saat saya beraktifitas,dan bau yg tdk sedapnya membuat saya jd tdk nyaman .dok apa kah sya tidak subur ?
saya tkut setelah menikah nnti saya sulit mendapatkaan keturunan .
krna saya sering membahas permasalahan ini sama pasangan saia .trimakasih .
December 19, 2011 at 7:26 am
helo dok…? saya wanita 23 tahun saya mau nanya, saya udah 1 setengah tahun nikah sempet keguguran trus setelah keguguran itu saya sempat menunda tapi menunda secara siklus tidak melalui Kb, Suntik ataupun pil, melakukan secara siklus di saat dekat datang bulan baru air sperma suami saya masuk tapi itu 4 bulan aja. setelah itu tidak lagi sampai sekarang sayy belum punya anak n saya orang y suka banyak pikran juga tidak boleh ada masalah sedikit suka dipikirkan berlarut2. gimana ya dok… trimaksih.
December 24, 2011 at 4:29 pm
Halo dok,, saya seorang istri berusia 24 tahun. Menikah selama 7 bulan dan Kami sudah sangat menginginkan momongan tetapi saya dan suami jarang bertemu, sebulan sekali baru ketemu.. Mohon tips nya dok supaya saya cepet hamil walaupun jarang bertemu suami..
Mohon balesannya dok.. Makasih
December 28, 2011 at 4:41 am
halo dok saya seorang istri usia 29 tahun saya udah punya anak dari suami saya yang dl umur 10 tahun sekarang saya ingin punya anak lagi dengan suami kedua saya tapi udah 3 tahun menikah belum di karuniai, saya udah konsultasi ke dokter katanya saya sehat, apa yang harus saya lakukan dok agar bisa punya anak lagi. mohon sarannya ya dok. makasih
January 11, 2012 at 4:50 am
Dok saya mau tanya. saya sudah kepengen banget punya anak.
Dok saya ad akeluhan. sudah 2 bulan ini saya belum mengalami haid. saya sudah tes dengan alat tespek tapi hasilnya negatif. padahal sayu juga merasa pusing, mual, dan lemas. saya takut dok. apa ada yang berbahaya pada saya dok? tolong sarannya.aterima kasih sebelumnya dok