Serba-Serbi Sperma

Sperma adalah cairan yang membawa sel-sel spermatozoa yang dikeluarkan pria melalui penis untuk membuahi sel telur di dalam rahim.

Sperma disebut sehat jika memenuhi beberapa syarat seperti volume sperma, kualitas, motilitas dan bentuk sperma. Salah satu dari syarat-syarat tersebut tidak terpenuhi maka akan mengganggu fungsi reproduksi tubuh yakni kesulitan membuahi sel telur.

Sayangnya ada begitu banyak kebiasaan pria yang membuat kondisi sperma menjadi tidak sehat. Gaya hidup seperti merokok, minuman keras, kurang olah raga dan tidur yang tidak teratur adalah sebagian kecil masalah sehari-hari pria yang membuat sperma menjadi tidak sehat. Berikut ini serba serbi sperma yang kurang dipahami banyak pria.

Seperti banyak diketahui, hubungan seksual memiliki dua fungsi, yakni fungsi seksual dan fungsi kesuburan. Nah, kualitas sperma berhubungan erat dengan fungsi kesuburan.

Sperma dihasilkan oleh buah zakar (testis). “Ketika seorang pria mengalami ejakulasi, maka ia akan mengeluarkan satu ejakulat (satu porsi) cairan yang disebut semen. Dalam satu ejakulat, selain sperma, juga terdapat cairan (semen),” papar androlog Dr. Nugroho Setiawan, MS, Sp.And.

Sperma yang dihasilkan oleh testis akan terdorong keluar begitu ada rangsangan. Dalam perjalanannya, sperma diberi cairan (semen) yang dihasilkan oleh kelenjar prostat dan kantung mani (vesika seminalis). Jadi, dalam satu ejakulat, ada tiga kelenjar yang bekerja, yaitu kelenjar testis (tubuli seminiferi), kelenjar prostat, dan vesika seminalis. Ini yang menerangkan kenapa pada pria bisa dilakukan vasektomi, tetapi tetap bisa mengeluarkan cairan.

“Pada vasektomi yang terjadi adalah, saluran spermatozoa (duktus deferen) diikat sehingga sperma tidak bisa keluar, tapi semennya tetap keluar karena yang memproduksi kelenjar yang berbeda. Toh, banyak orang awam yang divasektomi merasa tidak mengeluarkan cairan. Padahal, cairan atau semen tetap keluar, tapi spermanya tidak,” lanjut dokter dari Klinik Grasia ini menjelaskan.

Jumlah, Gerak dan Bentuk Sperma

Kualitas sperma ditentukan oleh banyak faktor. Yang paling penting adalah volume (jumlah).  “Normalnya, sekali keluar sebanyak 2 sampai 6 mililiter (ml). Jadi, dalam satu ejakulat, terkandung minimal 20 juta ekor sel spermatozoa per mililiter-nya. Kalau minimal 2 ml per ejakulat, berarti dibutuhkan minimal 40 juta ekor sperma agar terjadi pembuahan,” kata Nugroho menjelaskan.

Selain jumlah, yang tak kalah penting adalah gerak sperma. Gerak sperma ada empat macam, yaitu gerak lurus cepat, gerak lurus lambat, gerak di tempat, dan tidak bergerak. “Yang ada gunanya untuk pembuahan adalah yang bergerak maju (gerak lurus cepat dan gerak lurus lambat). Jumlah sperma yang bergerak maju yang dibutuhkan untuk pembuahan minimal 50 persen dari keseluruhan sperma yang keluar,” ujar Nugroho.

Sperma juga harus memiliki bentuk normal, minimal 30 persen. “Jika bentuk sperma tidak normal, ia tidak bisa masuk ke rahim wanita untuk melakukan pembuahan. Sperma yang bisa masuk ke dalam rahim wanita adalah yang bentuknya normal dan memiliki gerak bagus,” lanjut Nugroho.

Sisanya, yang bentuknya tidak normal dan tidak punya gerak bagus, akan keluar lagi bersama semen. “Biasanya, usai senggama, keluar cairan dari vagina. Nah, yang keluar ini adalah sperma yang bentuknya tidak normal dan geraknya tidak bagus, serta semen. Semen memang ’dilarang’ masuk ke rahim wanita. Ia hanya menghantarkan, lalu keluar lagi setelah sperma masuk rahim,” kata dokter yang juga praktik di RSI Bintaro ini.

Sperma Rusak Karena Suhu Panas

Jika terjadi kelainan pada sperma, entah karena jumlah, bentuk, maupun geraknya, haruslah dicari sebabnya lebih dulu. “Kenapa, kok jelek, jumlahnya kurang, atau bentuknya tidak normal, harus dicari dulu,” jelas Nugroho. “Setelah penyebabnya ketemu, kalau diobati, pasti hasilnya akan lebih bagus.”

Jumlah sperma yang normal disebut normozoospermia, jumlah kurang oligozoospermia. Sementara sperma yang geraknya normal disebut normozoospermia, gerak kurang disebut asthenozoospermia, dan bentuk kurang disebut teratozoospermia. “Kalau jumlah, gerak, dan bentuknya kurang, pasiennya disebut oligoasthenoteratozoospermia,” jelas Nugroho.

Gangguan kesuburan pria yang berhubungan dengan sperma dapat disebabkan oleh banyak faktor. Yang pertama adalah gangguan pada pabrik sperma, yakni buah pelir atau testis. “Testis akan memproduksi sperma-sperma yang baik bila temperaturnya lebih rendah daripada suhu tubuh, kira-kira 36,7 derajat Celcsius. Makanya, testis diberi kantung yang menggelantung. Kalau kedinginan, kantung akan tertarik ke atas, kalau kepanasan tertarik ke bawah.”

Gangguan pada pabrik sperma juga bisa disebabkan oleh banyak faktor, misalnya karena kebiasaan. “Misalnya pakai celana dobel, sehingga buah pelir jadi panas. Atau memakai celana yang sangat ketat, sehingga kantung buah pelir malah lekat ke tubuh, sehingga temperatur naik. Kalau temperatur pada testis lebih panas, maka kualitas sperma yang diproduksi pun akan menurun. Sama seperti kita bekerja dalam ruang kerja yang panas karena AC mati, pasti kualitas kerja akan menurun,” terang Nugroho.

Selain kebiasaan, bisa juga karena pekerjaan. Misalnya tukang masak, supir bus umum yang mesin busnya terbuka di samping tempat duduk supir, dan sebagainya. “Suhu buah pelir jadi lebih panas, akibatnya kualitas spermanya turun.”

Gangguan pada pabrik sperma bisa juga disebabkan penyakit yang menyertai maupun penyakit bawaan. Penyakit yang paling banyak menyertai orang dengan gangguan sperma adalah pelebaran pembuluh darah balik di sekitar testis (plexus spermatikus) yang disebut varicocel Atau kantung pelir terlalu tebal akibat peradangan kulit. “Sehingga suhu yang harusnya lebih dingin karena ada ventilasi, jadi lebih panas. Itu sebabnya kantung pelir bentuknya berlekuk-lekuk. Tujuan lekuk itu untuk membuang panas, seperti radiator mobil.”

Selain gangguan pada pabriknya, kualitas sperma juga bisa menurun karena adanya gangguan pada hormon. Kalau hormonnya tidak sempurna, pasti akan terjadi gangguan. “Bisa juga karena ada gangguan pada saluran sperma. Kalau salurannya tersumbat atau terinfeksi, sperma, kan, nggak bisa keluar, sama seperti pria yang divasektomi. Atau tersumbat sebagian, sehingga keluarnya tidak banyak. Seperti jalan tol, kalau ada mobil atau truk yang mogok, pasti jalannya jadi terganggu juga,” kata Nugroho.

Yang juga bisa menjadi penyebab adalah gangguan pada semen (cairannya). Misalnya, akibat peradangan pada kelenjar prostat. “Gangguan lainnya misalnya gangguan deposit sperma, seperti disfungsi ereksi atau ejakulasi dini yang berat, serta gangguan psikologis yang nantinya bisa berpengaruh pada hormonalnya,” kata Nugroho.

Salah Interpretasi Pada Sperma

Selain penyebab rusaknya sperma di atas, faktor gaya hidup juga harus diperhatikan. “Agar sperma berkualitas, gaya hidup harus bagus,” kata Nugroho menyarankan. Gaya hidup yang sehat antara lain istirahat cukup dalam sehari, lebih kurang 7 jam. Juga, olahraga secara teratur, seminggu 3 kali dengan spasi satu hari.

Yang tak kalah penting adalah makan berimbang. “Tidak makan berlebihan. Ada mitos yang mengatakan, kalau pingin subur, banyak-banyak makan kepiting atau kerang. Ini salah, karena kalau kebanyakan, justru tidak subur karena terjadi gangguan kesehatan. Misalnya kolesterol berlebihan atau gula darah jadi bermasalah.” Gaya hidup lain yang harus dihindari misalnya merokok atau konsumsi alkohol. “Kalau gaya hidupnya terjaga baik, umumnya nggak ada masalah, kecuali kalau ada penyakit yang menyertainya.”

Selain gaya hidup sehat, yang juga harus dipahami dan diperhatikan adalah pentingnya menjaga suhu testis. “Suhu dalam testis harus dijaga supaya tidak lebih panas/dingin dari yang seharusnya,” kata Nugroho. “Pria sebaiknya juga tidak menginterpretasikan kualitas spermanya sendiri.” Misalnya menganggap spermanya encer atau kental. “Sperma encer sebetulnya tidak ada. Yang ada adalah kelainan yang berhubungan dengan jumlah, gerak, dan bentuk seperti disebut di atas,” lanjut Nugroho.

Pria menginterpretasikan spermanya sendiri, lanjut Nugroho, biasanya karena merasa bersalah. Misalnya, sering melakukan masturbasI atau onani. “Mitos bahwa masturbasi bikin sperma turun, bikin loyo, bikin lutut keropos, memang masih sangat kuat. Padahal, itu salah. Masturbasi sama sekali tidak mengganggu kesuburan maupun kesehatan. Sperma juga tidak akan habis hanya karena masturbasi. Sperma itu, kan, dibikin terus-menerus,” kata Nugroho.

Untuk mengetahui subur tidaknya seorang pria, tindakan yang paling tepat adalah melakukan tes di laboratorium klinik kesuburan. “Tidak boleh di laboratorium sembarangan, karena hasilnya akan sangat berbeda,” kata Nugroho.

Mitos Taoge

Ada beberapa mitos seks yang berkembang di Masyarakat, salah satunya mitos taoge. Dikatakan, jika menginginkan produksi sperma yang banyak dan bagus, banyak-banyaklah makan taoge.“Taoge atau kecambah memang mengandung vitamin E. Dan menurut teori, kesuburan manusia maupun hewan akan menurun kalau kekurangan vitamin E,” kata Nugroho.

Cuma, lanjutnya, “Kita, kan, tidak tahu apakah diri kita kekurangan vitamin E atau tidak. Yang jelas, taoge satu tampah besar, seandainya diekstrasi, mungkin cuma jadi satu kapsul vitamin E 400 IU. Jadi, bisa saja di-trial dengan makan taoge atau vitamin E. Tapi, karena tidak mengerti, orang bisa menyiksa diri dengan setiap hari mengonsumsi bertampah-tampah taoge. Kan, enggak ada gunanya.”

Ini hampir mirip dengan mitos tentang daging kambing yang disebut-sebut bisa meningkatkan kejantanan pria. “Sebetulnya, daging kambing, daging ayam, atau daging sapi hampir sama kandungannya. Yang berbeda adalah bumbu rempah-rempah yang dipakai untuk memasak.” Misalnya sate kambing. “Bumbunya pasti kaya rempah-rempah. Ada merica, ada cabe, yang memang memiliki zat yang bisa meningkatkan gairah.”

Serba–serbi sperma sangat dalam cakupannya karena mencakup dua fungsi sekaligus yaitu fungsi seksual dan fungsi reproduksi. Agar mendapatkan sperma yang sehat yaitu bagus dari segi jumlah, kualitas, gerak dan bentuknya maka gaya hidup dan jenis makanan harus diperhatikan. Hidup sehat membuat sperma menjadi sehat juga. (Nova) Kompas Cyber Media

Artikel Terkait Lainnya:

  1. Cara Mengetahui Kualitas Sperma
  2. Bagaimana Proses Sperma Keluar Dari Penis Ketika Ejakulasi Terjadi
  3. Jika Anda Adalah Sperma
  4. Membaca Hasil Analisis Sperma
  5. Cara Melakukan Analisis Sperma
  6. Hamil Tanpa Sperma? Ah, Mana Mungkin!
  7. Spermatozoa, Penentu Kesuburan Pria
  8. Ini Dia Hubungan Antara Seks, Kesuburan dan Kehamilan
Tags: , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

16 Responses

  1. informasi luar biasa..
    mantab, saya sangat terbantu..

  2. Dok saya pria b’umur 21 tahun, saya punya masalah pribadi tentang sperma saya… Wktu saya ejakulasi, hanya cairan yg b’lendir saja yg kluar, sdangkan sperma@ tidak ada.. Bagaimana cra mnyembuhkannya dok?
    Dan apakah varicocel kLau tdak d operasi akan menimbulkan masalah? Tolong krim k email saya saja y dok jwabannya..
    Tolong y dok d jwb..

  3. trimakasih atas infonya yang sangat berguna untuk saya dan untuk semua para surf internet yang sedang butuh info ini

    salam kami
    kusuma

  4. Info edukasi yang baik ccz rasional dan ilmiah…

    Boleh tau dok alamat praktek ada dimana ??

    Terima kasih, terlebih bisa membalas ke alamat email saya.

  5. saya adalah seorang peminum dan perokok, sejak usia saya 14 tahun. apakah saya bisa mempunyai keturunan nantinya?

    tolong balas ke email saya

  6. dok saya umur 13 tiap hari saya ngocok boleh gk dok

    • dok saaya umur 15 tiap hari saya ngocok tpi gk papakan ya tpi sekarang udah gk kluar sperma cuma lendir dok kirim jawabannya di email @ saya ya dok !!!

      • Dok,,,mengapa jk kt setelah melakukan sebuah hubungan intim,setelah menjelang beberapa hari akan mengeluarkan cairan yg encer dan berwanah putih dan berbau busuk ,. Yg z ingin tanyakan kenapa bisa terjadi srperti itu ???,,,,, tlg dijawab dok klw bsa jelaskan

    • Dok saya berumur 16 thn . .
      Kan saya hampir tiap hari ngocok dok tapi ngak keluar-keluar sperma nya dok mohon di jelas kan dok knapa sperma sya tdk kluar dok
      krim jwbn ny k E-maiL Ya dok

  7. apa kita salah ngocok tiap hari dok??

  8. Dok tolong beritahu saya suplement apa yang saya beli untuk meningkAtkan kualitas sperma saya.terima kasih

  9. dok saya pria umur 30 tahun, apa obatnya atau makanan yang bisa membuat cairan sperma ada. Saya pernah melakukan tes sperma ternyata sperma saya tidak ada istilah dari dokternya sih Azoospermia. bisa tidak saya punya keturunan tolong dijawab ya Dok….. saya mohon…..

  10. Dok saya berumur 20 tahun… tapi saya sering melakukan onani dok..
    apakah itu tidak apa-apa….?
    dan dok kadang kalo saya lagi bercumbu.. tiba-tiba keluar kayak lendir.. tapi bukan sperma.. apakah itu normal?

  11. Dok saya pria berumur 17 tahun, saya punya masalah pribadi tentang sperma saya… Waktu saya ejakulasi, hanya cairan yg berlendir saja yang keluar, sedangkan sperma nya tidak ada.. Bagaimana cara menyembuhkannya dok?

  12. dok. Mengapa setiap saya menyentuh atau berduaan mesra dengan cewe. saya sering keluar cairan seperti lendir? Apakah itu sperma? Atau rangsangan? Dan saya dari dulu emang sering ngocok. Apakah tidak apa2 dengan sperma saya dok?

  13. dok saya pengantin baru 23 tahun suami 37 tahun. sudah 3 kali ML (tgl: 1,15,22) tiap ML sperma selalu tumpah dalam rahim. yang saya tanyakan
    1. kenapa sekarang ini miss V sering mengeluarkan cairan kental kalo sudah kering di celana agak kuning dan berbau
    2. apakah saya hamil ato bagaimana?
    3. apakah terjadi infeksi / penyakit antara saya dan suami?

    mohon info. kalo bisa di kirim juga ke email saya jawabannya
    TX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*