Tips mengatasi nyeri saat menstruasi

Hindari minuman berkafein untuk atasi nyeri saat menstruasi

Banyak wanita yang merasa sakit dan nyeri pada perutnya ketika memasuki siklus menstruasi atau haid setiap bulan. Untuk meredakan rasa nyeri itu sebagian besar dari mereka mengkonsumsi obat sakit perut atau penghilang rasa sakit yang bisa dengan mudah dibeli di apotik.

Rasa sakit atau nyeri yang muncul saat menstruasi sebenarnya adalah hal yang normal atau lumrah terjadi. Hanya saja jika nyeri tersebut sudah mengganggu aktivitas atau kehidupan sehari-hari, maka kita harus lebih berhati-hati lagi.

Nyeri saat menstruasi tidak selalu berbahaya jika dalam pemeriksaan tidak ditemukan faktor penyebab yang membahayakan. Dalam hal ini pengobatan untuk menyembuhkan rasa sakit tersebut boleh menggunakan obat penghilang rasa sakit atau obat sakit perut biasa.

Akan tetapi jika dalam pemeriksaan ditemukan beberapa faktor mendasar seperti endomestriosis, kista, abnormalitas saluran genital, dan mioma, maka penanganannya berdasarkan faktor yang mendasarinya tersebut, seperti obat-obatan atau bahkan operasi.

Penyebab Nyeri Perut Saat Menstruasi (Dismenore)

Nyeri perut saat haid disebut dismenore, gejalanya berbeda-beda pada setiap wanita, ada yang sakitnya samar-samar ada juga yang sakitnya tak tertahankan. Pada umummya nyeri haid disebabkan oleh ketidakseimbangan hormonal. Nyeri menjelang menstruasi disebut juga Pre menstrual Syndrom.

Ada 2 jenis dismenore, yaitu:

  • Primer,  yakni jenis paling umum dari dismenore dengan gejala sakit pada perut bagian bawah dan biasanya muncul 1-2 hari menjelang haid.
  • Sekunder, yakni sakit perut yang disebabkan oleh masalah medis seperti endometriosis

Baca juga: Tips Mengatasi Gejala Pre Menstrual Syndrom

Kram dan rasa nyeri timbul akibat adanya kontraksi pada uterus yang mengakibatkan terjadinya pelepasan zat kimia yang disebut prostaglandin. Tingginya kadar prostaglandin menyebabkan rasa mual dan sakit kepala ringan.

Kebanyakan wanita yang mengalami dismenore juga merasakan sakit pada punggung dan kram di bagian bawah perut selama masa menstruasi. Gejala lain selain nyeri perut yang biasa timbul adalah mual, muntah, perut kembung dan sakit kepala.

Mengalami dismenore adalah hal yang normal tetapi jika rasa sakit yang timbul sudah mengganggu aktifitas maka anda bisa mengkonsumsi obat-obatan untuk mengatasi rasa sakitnya. Jika obat-obatan tidak mempan maka rasa nyeri yang anda rasakan kemungkinan disebabkan oleh faktor lain.

Cara Mengatasi Nyeri Perut Saat Menstruasi

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat menstruasi adalah sebelum mengkonsumsi obat sakit perut, kita harus berkonsultasi ke dokter perihal obat yang akan diminum, karena obat anti nyeri biasanya memiliki beberapa efek samping seperti nyeri di ulu hati, rasa mual, rasa kembung, bahkan hingga bisa menimbulkan tukak lambung.

Ada beberapa tips yang bisa kita ikuti untuk menyembuhkan rasa nyeri saat menstruasi. Dan bahkan kita bisa mengatasi rasa nyeri tersebut secara alami tanpa harus menggunakan obat sakit perut. Salah satu caranya adalah dengan melakukan beberapa aktivitas olahraga ringan seperti jalan kaki, renang, dan bersepeda.

Tips lain meredakan rasa nyeri haid adalah hindari minuman yang mengandung kafein, alkohol, gula, dan soda. Selain itu, usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung magnesium, kalsium, dan zinc. Manfaat tips ini, selain anda bisa mengurangi perasaan nyeri yang muncul saat menstruasi, olahraga rutin dan makan makanan sehat juga bisa menjadi salah satu tips mendapatkan kecantikan alami.

Makanan bersuhu dingin seperti es krim juga perlu kita hindari. Melakukan olahraga berat ketika haid atau menstruasi sangat tidak dianjurkan. Jadi, kita cukup melakukan beberapa olahraga ringan saja. Mengkonsumsi minyak ikan atau vitamin E dan vitamin B6 akan sangat membantu anda mengurangi keluhan nyeri haid. Dengan kata lain, mengkonsumsi makanan rendah lemak lebih dianjurkan daripada meminum obat sakit perut saat menstruasi.

Jika rasa sakit pada perut sudah tak tertahankan, anda bisa mengatasinya dengan menggunakan kompres hangat di daerah perut yang kram. Hal ini bisa dilakukan untuk melancarkan peredaran darah serta merilekskan otot yang kram atau nyeri.

Beberapa hal lain yang bisa kita lakukan untuk mengatasi nyeri saat menstruasi tanpa mengkonsumsi obat sakit perut, antara lain: mengompres perut dengan botol hangat tepat pada bagian yang terasa nyeri atau kram, mandi dengan menggunakan air hangat, menghindari minuman dingin, minum minuman hangat utamanya minuman yang mengandung kalsium tinggi, tarik napas secara perlahan dalam-dalam untuk relaksasi, serta kita bisa mengambil posisi menungging (posisi rahim menggantung di bawah) untuk membantu relaksasi.

Demikian beberapa tips untuk mengurangi rasa nyeri dan sakit yang muncul saat menstruasi. Kecuali rasa nyeri tersebut sudah tak tertahankan lagi, maka disarankan ke dokter untuk memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan untuk meghilangkan rasa nyeri tersebut.

+++

Dapatkan ebook Kamasutra, GRATIS. Download disini!