Kehamilan, melahirkan dan kemudian membesarkan anak adalah hal-hal rumit yang membawa kebahagiaan tersendiri bagi pasangan suami istri. Kehamilan adalah langkah awal untuk mendapatkan keturunan dan melestarikan silsilah keluarga mereka. Kita sering mendapatkan cerita-cerita bahagia seputar kehamilan pertama. Saking bahagianya, bahkan ada sebagian orang tua yang merayakan kehamilan putri atau menantu mereka. Kehamilan pertama bisa juga berarti kelahiran cucu pertama. Dan hal-hal yang berbau pertama selalu menghadirkan kesan istimewa bagi semua orang.

Bagi seorang wanita, kehamilan pertama adalah proses untuk selangkah lagi menjadikan hidup mereka sempurna. Dia akan memiliki putra, dipanggil ibu dan membuktikan diri di mata suami bahwa dia layak dijadikan pendamping hidup. Begitu pentingkah kehamilan pertama bagi seorang wanita? Sangat penting, terutama untuk menjaga keharmonisan keluarga. Tentu kita tidak asing dengan cerita pertengkaran pasangan suami isteri yang didasari oleh sebab tidak mampu memberikan keturunan. Lebih bahaya lagi bila alasan tidak mampu hamil menjadi awal perceraian sebuah pernikahan. Jika tidak bercerai, biasanya pihak lelaki memilih untuk melakukan poligami.

Mempersiapkan Kehamilan Pertama

Tips menghadapi kehamilan pertama

Setiap wanita yang sedang menjalani masa kehamilan pertama meski memahami dengan baik apa-apa saja yang harus dilakukan saat hamil mengingat kehamilan pertama berarti belum mempunyai pengalaman apa-apa.

Setelah menikah, setiap pasangan suami istri terutama calon Ibu sudah harus menambah pengetahuan tentang kesehatan keluarga dan kehamilan agar supaya pada saat hamil nanti, calon Ibu bisa lebih siap.

Bagi pasangan pengantin baru, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi kehamilan pertama? Beberapa diantaranya adalah:

1. Persiapan fisik

Agar bisa hamil, pasangan suami isteri membutuhkan kondisi fisik yang sehat. Lebih spesifik lagi adalah kesehatan sel sperma pria dan sel telur wanita. Diperlukan makanan yang sehat dan seimbang agar kelenjar kelamin mampu menghasilkan sel kelamin yang sehat. Makanan yang bergizi diperlukan agar sel sperma diproduksi oleh tubuh pria dalam jumlah yang cukup dan dalam kondisi baik. Kondisi tubuh yang prima juga mendukung hubungan seksual dapat berlangsung dengan kuantitas dan kualitas terbaik.

2. Persiapan mental

Jika Anda ingin memiliki momongan maka hindarilah stress yang berlebihan. Bebaskan pikiran Anda dari hal-hal yang bisa mengganggu kesenangan hubungan suami isteri. Pikiran yang tenang bagi lelaki akan mempengaruhi kualitas hubungan seksual. Sedangkan bagi wanita, pikiran yang terbebas dari beban hidup akan membantu siklus datang bulan atau haid dapat berjalan sesuai waktunya dan mempermudah memperhitungkan masa subur. Perhitungan masa subur ini penting agar sel telur dapat bertemu sel sperma tepat pada waktunya.

3. Persiapan lingkungan

Lingkungan yang mendukung bagi terjadinya kehamilan pertama adalah lingkungan yang tenang dan memungkinkan pasangan suami isteri memiliki privasi untuk melakukan hubungan suami isteri. Sedangkan dari segi kesehatan, lingkungan yang sehat bisa berupa udara yang bersih, sumber makanan terbebas bahan kimia, saluran air bersih dan terbebas dari beragam polusi.

4. Tingkah laku atau gaya hidup

Gaya hidup kita mempengaruhi kesehatan tubuh kita dan calon janin dalam kandungan. Agar bisa cepat hamil, para wanita disarankan berhenti merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, menghindari makanan yang menghasilkan alkohol dan zat sejenisnya, dan menghindari begadang malam hari. Hal tersebut hendaknya juga dilakukan oleh para suami agar sel sperma yang mereka hasilkan berada dalam kondisi sehat dan siap membuahi sel telur.

Setiap wanita wajib hukumnya menambah pengetahuan seputar kehamilan dan membaca lebih banyak lagi tips-tips sehat saat hamil, memahami ciri-ciri orang hamil agar tidak salah seperti kebanyakan wanita mengira flek darah mirip haid sebagai darah haid padahal tanda sedang hamil. Kehamilan pertama menjadi hal yang menakjubkan karena banyak kejadian seru akan Anda alami.

Kebahagiaan kehamilan pertama akan makin lengkap bila sebelumnya Anda telah mempersiapkan diri dengan pengetahuan seputar kesehatan wanita hamil. Sempatkan diri membaca jurnal kesehatan, majalah kesehatan ibu dan anak, situs berita kesehatan dan komunitas ibu-ibu muda agar pemahaman seputar ibu hamil bisa Anda dapatkan dengan segera. Semakin cepat Anda memahami kegiatan berbagi informasi kehamilan pertama, semakin Anda pintar mengambil langkah-langkah cerdas menyambut kehamilan pertama. Selamat belajar menjadi ibu yang cerdas!