Sebuah kabar menggembirakan bagi para pria berusia tua, hasil penelitian terbaru menyebutkan bahwa usia tua tidak akan menyebabkan gairah seks menurun.

“Selama tubuh sehat, usia hanyalah soal angka”, demikian ungkap bos majalah Playboy Hugh Hefner yang sekarang sudah berusia 85 tahun dan baru-baru ini batal menikah dengan model Crystal Harris.

Kadar hormon testosteron yang rendah adalah salah satu dari 6 penyebab libido rendah. Karena penyakit tertentu atau kondisi jiwa yang tidak stabil kadang membuat tubuh seorang pria berhenti memproduksi testosteron.

Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa tingkat testosteron seorang pria akan menurun seiring dengan meningkatnya usia. Penurunan jumlah testosteron menyebabkan gairah seks atau libido terganggu. Pernyataan ini dibantah oleh tim peneliti dari Australia’s University of Sydney.

Para peneliti tersebut mengungkapkan bahwa kadar testosteron pria tidak akan menurun meskipun usianya sudah tua. Kadar testosteron hanya akan menurun jika pria tersebut mengalami masalah kesehatan. Penelitian dilakukan selama 3 bulan terhadap 325 pria berusia diatas 40 tahun dengan cara mengambil sampel darah untuk dites.

Hasil tes membuktikan bahwa pria-pria yang sehat tidak mengalami penurunan level testosteron meskipun usia mereka sudah di atas 40 tahun. Hal sebaliknya terjadi pada pria yang memiliki masalah obesitas atau penyakit jantung. Sehingga disimpulkan bahwa testosteron menurun karena penyakit bukan karena penuaan.

“Sebelum ini beberapa peneliti percaya bahwa kekurangan hormon testosteron berhubungan dengan usia tua yang berkontribusi terhadap memburuknya kesehatan dan menyebabkan gejala khusus, seperti kelelahan dan hilangnya gairah seks,” kata David Handelsman, salah seorang peneliti dari Australia’s University of Sydney sebagaimana dikutip dari situs Daily Mail.

Terjadinya penurunan hormon testosteron pada pria berusia tua yang disertai dengan gejala mudah lelah dan gairah seksual yang rendah kemungkinan disebabkan adanya gangguan kesehatan seperti obesitas dan jantung.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan di Universitas Chicago, Amerika Serikat juga menemukan faktor kurang tidur sebagai salah satu penyebab gairah seks menurun. Pria yang tidur kurang dari lima jam dalam sehari selama satu minggu atau lebih berturut-turut memiliki kadar testosteron yang lebih rendah daripada pria dengan jumlah tidur yang cukup.