Hampir semua orang pasti senang dipijat, apalagi jika tubuh memang sedang lelah dan butuh istirahat. Saat pulang dari kantor atau saat stres, tubuh dan pikiran butuh relaksasi, dan salah satu cara mengembalikan kesegaran tubuh adalah dengan pijat. Sayangnya kehebatan pijat saat ini sudah bergeser ke hal-hal yang bersifat negatif, terutama sejak berdirinya banyak panti pijat plus di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Semarang dan Makassar. Sebagian besar panti pijat plus tersebut mempekerjakan gadis-gadis cantik sebagai tenaga pemijat para pria hidung belang.

Pijat beserta layanan plus

Pijat refleksi bermanfaat bagi kesehatan

Keberadaan panti pijat yang menawarkan layanan plus-plus tersebut menyebabkan fungsi dan kelebihan terapi pijat yang ditawarkan sepertinya hanya slogan saja. Mereka tidak memijat melainkan hanya menawarkan layanan plus.

Plus apa? Panti pijat tersebut disebut plus karena menawarkan jasa lain selain memijat, misalnya jasa seks dengan imbalan tips yang besar. Beberapa pria bahkan datang ke panti pijat bukan untuk dipijit melainkan untuk mencari layanan plusnya. Itulah sebabnya beberapa kalangan menyebut panti pijat adalah layanan prostitusi terselubung.

Pijat sendiri jika dikembalikan ke fungsi yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi kesehatan. “Pijat dapat membuat tubuh mengalami relaksasi, ketegangan berkurang dan tubuh jadi nyaman,” ujar dr Abidinsyah Siregar. “Ilmunya disebut akupresur, metodenya dengan memberi penekanan pada titik tertentu di tubuh yang merupakan simpul saraf,” lanjut dr Abdidin.

Menurut dr. Abidin, terdapat beberapa jenis pemijatan yang umum dilakukan seperti pijat refleksi, pijat Thai, pijat shiatsu, Swedish Massage, dan banyak lagi jenis lainnya, tergantung dari daerah dan kebudayaan tempat teknik pijat itu berasal.

Di Indonesia sendiri, jenis pijat yang terkenal adalah pijat tradisional yang merupakan pijat refleksi biasa. Semua panti pijat plus biasanya berkedok sebagai pijat refleksi untuk menyembunyikan layanan plus-plus mereka. Untuk kelas menengah ke atas, layanan pijat plus biasanya berkedok sauna dan spa. Layanan ini tegolong rapi dan jarang digrebek oleh polisi.

Layanan service pijat juga sudah merambah hotel dan penginapan besar di kota-kota Indonesia seperti Bekasi, Kalimantan dan Palembang. Dengan harga premium layanan yang diberi juga diatas standar, umumnya tamu-tamu hotel senang dipijit oleh gadis-gadis cantik di kamar hotel yang tentu saja akan memberi mereka layanan plus.

Iklan Pijat Plus di Koran

Karena penikmat layanan ini sangat besar maka beberapa terapis membuka layanan pijat panggilan. Cara mereka menjaring pelanggan adalah dengan beriklan di koran-koran beroplah besar. Biasanya mereka adalah pemijat wanita dan pria yang bekerja sendiri atau freelance.

Cara mereka beriklan tidak main-main dan malah menjurus porno. Berikut ini beberapa contoh iklan baris panti pijat di koran:

“Pijat Segar Bugar Khusus Pria, Seluruh Badan, Terapis Cantik dan Seksi, Siap 24 Jam, Hotel atau Rumah.

“Terapis Cina, cantik dari Jawa, khusus panggilan hotel, 24 jam, No sms”

Beberapa pengiklan juga adalah gigolo yang menyamar sebagai laki-laki pemijat. Iklannya nyentrik seperti: “Melayani pijat seluruh badan, khusus wanita dan janda, Manly dan kekar, melayani panggilan pijat di rumah”.

Panti pijat plus di kamar hotel

Pijat, spa dan sauna adalah salah satu layanan hotel.

Meskipun tidak bisa digeneralisasi bahwa seluruh terapis akan memberi layanan pijat plus tapi fakta dari beberapa pelanggan yang pernah menggunakan jasa mereka mengaku bahwa pijat yang mereka tawarkan hanya kedok untuk menyembunyikan profesi mereka yang sebenarnya sebagai gigolo atau pelacur.

Beberapa kota di Indonesia memberi aturan yang ketat mengenai panti pijat ini. Seperti di kota Malang yang mengharuskan pemijat menggunakan celana yang digembok untuk menghidari terjadinya tindakan asusila. Aturan lain juga sudah diperketat seperti kamar hanya boleh ditutup dengan kain dan bukan pintu dan terapis yang tidak boleh naik di atas ranjang bersama pasiennya.

Panti pijat biasanya terselip diantara bangunan-bangunan megah perkantoran dan di kompleks-kompleks ruko. Lokasi yang strategis membuat banyak lelaki hidung belang yang singgah melepas penat dan birahi selama satu jam dua jam.

Tarif pijat tradisional biasanya berkisar Rp. 50.000 per jam, sudah termasuk sewa kamar tapi belum termasuk tips untuk terapis. Saat sesi pijat sudah selesai, terapis biasanya memancing pasien dengan pertanyaan-pertanyaan yang menggoda. Mereka juga sudah memiliki tarif sendiri untuk layanan plusnya.

Untuk pijat penis sampai keluar semen (air mani) mereka mematok harga Rp.100.000 sampai Rp.200.000. Untuk layanan seks tentu saja harganya lebih mahal. Mereka bahkan sudah memiliki kode sendiri untuk menentukan tarif dan layanan seperti HJ (handjob) untuk masturbasi, BJ (blowjob) yaitu oral seks, FJ (Fuck job) untuk seks. Layanan plus lain yang digemari pelanggan adalah mandi kucing dan milkshake. Ada banyak lagi istilah-istilah lain yang biasa digunakan dalam bisnis prostitusi terselubung ini.

Video Penggerebekan Panti Pijat Plus

Fenomena banyaknya panti pijat plus dan layanan pijat panggilan yang melayani servis seks tentu saja meresahkan warga. Pihak berwajib dan unsur aparat pemerintah sudah beberapa kali melakukan penggerebekan di panti pijat yang dicurigai memberi layanan plus-plus. Tapi tindakan tersebut sepertinya tidak bermanfaat dan tidak mengurangi jumlah pria yang mengunjungi panti pijat tersebut.

Beberapa kota yang memberi aturan keras mengenai panti pijat seperti Malang dan Gowa mungkin patut dicontoh. Meskipun usaha tersebut tidak menghilangkan sama sekali aktifitas prostitusi tapi bisa mengurangi dan menimbulkan efek jera bagi pemijat, pria hidung belang dan pemilik panti pijat plus-plus.

+++

Dapatkan ebook Kamasutra, GRATIS. Download disini!